Jika kamu pernah mencoba membeli NFT atau melakukan swap token di jaringan utama Ethereum, kamu pasti pernah merasakan “sakit hati” saat melihat biaya transaksinya. Bayangkan, mau kirim uang $20, tapi biaya adminnya $50. Tidak masuk akal, bukan?
Itulah mengapa, bagi investor cerdas yang ingin profitnya tidak tergerus biaya, langkah pertama yang wajib dilakukan adalah mengenal jaringan layer 2 ethereum polygon. Ini adalah solusi “jalan tikus” super ngebut yang dibangun untuk mengatasi kemacetan dan mahalnya biaya di jalan utama Ethereum.
Baca Juga: Standard Chartered Sebut Stablecoin Bisa “Kuras” Simpanan Perbankan
Bayangkan Ethereum adalah jalan raya utama di Jakarta pada jam pulang kerja. Macet total, lambat, dan jika ingin ngebut kamu harus bayar mahal (biaya tol prioritas).
Nah, Polygon hadir sebagai Jalan Layang atau rel kereta cepat yang dibangun tepat di atas jalan raya tersebut.
Polygon sering disebut sebagai “Internet of Blockchains” untuk Ethereum. Ia membantu jaringan Ethereum agar bisa bernapas, memproses transaksi di luar jalur utama, lalu melaporkan hasilnya kembali ke Ethereum.
Dalam proses mengenal jaringan layer 2 ethereum polygon lebih dalam, kamu akan menemukan bahwa keunggulan utamanya bukan hanya soal murah. Polygon adalah rumah bagi ribuan aplikasi terdesentralisasi (DApps).
Mulai dari pasar NFT raksasa seperti OpenSea, hingga protokol keuangan (DeFi) seperti Aave dan Uniswap, semuanya sudah membuka cabang di Polygon. Artinya, kamu bisa menikmati layanan kelas dunia Ethereum, tapi dengan biaya “kaki lima”.
Untuk memahami lebih detail bagaimana mekanisme teknis skalabilitas ini bekerja dan mengapa ia sangat krusial bagi masa depan Web3, halaman Investopedia tentang Polygon (MATIC) menyajikan penjelasan mendalam yang sangat kredibel untuk kamu pelajari.
Setiap jaringan butuh bensin. Jika Ethereum butuh ETH, maka Polygon butuh token bernama MATIC (sekarang sedang proses rebranding menjadi POL, namun fungsinya tetap sama).
Kamu wajib memiliki sedikit saldo MATIC di dompetmu untuk membayar biaya transaksi. Jangan khawatir, 1 atau 2 MATIC saja sudah cukup untuk melakukan ratusan transaksi selama berbulan-bulan. Sehemat itu!
So, dunia kripto tidak harus mahal. Jika selama ini kamu takut bereksperimen di DeFi atau NFT karena takut boncos di ongkos kirim, Polygon adalah jawabannya.
Setelah membaca artikel ini dan mulai mengenal jaringan layer 2 ethereum polygon, tidak ada alasan lagi untuk membiarkan asetmu diam saja. Mulailah bereksperimen, pindahkan asetmu ke jalur cepat ini, dan rasakan sensasi bertransaksi dengan biaya yang nyaris nol. Selamat mencoba!
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.
Tukang sharing hal apapun terkait dunia Bitcoin, Crypto. NFT, Defi, Metaverse dan Blockchain. Founder Duta Crypto. Tetap “DYOR”.
Agresivitas lembaga keuangan tradisional (TradFi) Wall Street dalam mengadopsi ekosistem Web3 kian tidak terbendung. Raksasa…
Raksasa perangkat lunak korporasi sekaligus pemegang aset kripto institusional terbesar di dunia, Strategy, kembali menegaskan…
Langkah ambisius Jepang untuk memosisikan dirinya sebagai salah satu pusat inovasi aset digital terkemuka di…
Pasar aset kripto kembali menunjukkan resiliensinya di tengah memanasnya tensi geopolitik Timur Tengah. Aset kripto…
Tren prediction markets yang sedang meledak di panggung global kini resmi memikat salah satu raksasa…
Raksasa manajemen aset global, Franklin Templeton, kembali membuat gebrakan besar di persimpangan keuangan tradisional (TradFi)…
This website uses cookies.