Pasar kripto menutup tahun 2025 dengan catatan yang positif karena meningkatnya Inflow ETF Bitcoin. Instrumen investasi spot di Amerika Serikat ini kembali menunjukkan taringnya dengan mencatatkan arus masuk bersih (net inflows) mencapai $355 Juta.
Arus masuk bersih ini hanya dalam kurun waktu satu hari di penghujung bulan Desember. Angka yang sangat fantastis bisa menjadi sinyal kuat bahwa minat institusi terhadap Bitcoin tetap agresif menjelang pergantian tahun menuju 2026.
Arus modal yang masuk ke dalam produk ETF ini didominasi oleh raksasa manajemen aset seperti BlackRock dan Fidelity. Fenomena ini menunjukkan bahwa Bitcoin semakin diterima sebagai aset cadangan strategis dalam portofolio investasi konvensional.
Berdasarkan laporan dari The Block, Inflow ETF Bitcoin sebesar $355 Juta mencerminkan kepercayaan para investor terhadap prospek harga Bitcoin di kuartal pertama tahun depan. Aliran dana ini menjadi penyeimbang di tengah volatilitas pasar di akhir tahun, memberikan stabilitas harga yang signifikan.
Baca Juga: Gebrakan DeAI! Grayscale Ajukan ETP Bittensor Pertama di Amerika Serikat
Masifnya arus masuk ke ETF Bitcoin Spot secara langsung berdampak pada penyerapan suplai Bitcoin di pasar spot. Dengan semakin banyaknya Bitcoin yang “dikunci” oleh para pengelola dana ETF, kelangkaan aset di bursa kripto pun semakin terasa.
Melansir data real-time dari CoinMarketCap, volume perdagangan Bitcoin tetap terjaga di level tinggi seiring dengan akumulasi besar-besaran ini. Kondisi likuiditas yang sehat memberikan fondasi yang kuat bagi pergerakan harga Bitcoin sehingga tetap berada di jalur bullish menuju target-target baru yang lebih tinggi.
Inflow ETF Bitcoin sebesar $355 Juta dalam satu hari bukan sekadar angka, melainkan validasi kuat bahwa Bitcoin telah menjadi komponen krusial dalam sistem keuangan global. Keberhasilan ETF dalam menarik modal besar di malam tahun baru memberikan optimisme bahwa tahun 2026 akan menjadi periode keemasan.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.
Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.
Agresivitas lembaga keuangan tradisional (TradFi) Wall Street dalam mengadopsi ekosistem Web3 kian tidak terbendung. Raksasa…
Raksasa perangkat lunak korporasi sekaligus pemegang aset kripto institusional terbesar di dunia, Strategy, kembali menegaskan…
Langkah ambisius Jepang untuk memosisikan dirinya sebagai salah satu pusat inovasi aset digital terkemuka di…
Pasar aset kripto kembali menunjukkan resiliensinya di tengah memanasnya tensi geopolitik Timur Tengah. Aset kripto…
Tren prediction markets yang sedang meledak di panggung global kini resmi memikat salah satu raksasa…
Raksasa manajemen aset global, Franklin Templeton, kembali membuat gebrakan besar di persimpangan keuangan tradisional (TradFi)…
This website uses cookies.