Categories: Berita

Siap Jadi Super App! Fitur Trading Saham Coinbase Bakal Tantang Robinhood

Raksasa bursa kripto Amerika Serikat, Coinbase, tampaknya sedang mempersiapkan evolusi terbesarnya. Tidak lagi puas hanya menjadi “tempat jual beli Bitcoin”, Coinbase dilaporkan sedang menjajaki peluncuran fitur perdagangan saham dan pasar prediksi.

Langkah ini adalah bagian dari visi besar CEO Brian Armstrong untuk mengubah Coinbase menjadi “Everything App” (Aplikasi Serba Ada) bagi dunia keuangan, menantang dominasi pemain lama.

Baca Juga: Salip Amerika! Brasil Resmi Hadirkan Produk Setara Solana ETF Spot di Bursa B3

Mari kita bedah detail rencana ini berdasarkan laporan terbaru.

1. Menyerang Kandang Robinhood (Saham)

Menurut laporan eksklusif dari The Information yang dikutip oleh Cointelegraph, Coinbase sedang mempertimbangkan untuk menawarkan perdagangan saham AS bagi para penggunanya.

Ini adalah deklarasi perang langsung terhadap Robinhood.

  • Konteks: Selama ini, Robinhood agresif masuk ke pasar kripto (menawarkan trading BTC, ETH, dan DOGE). Coinbase kini membalas dengan masuk ke wilayah inti Robinhood, yaitu saham.
  • Tujuan: Menciptakan satu aplikasi di mana investor bisa melihat portofolio Bitcoin dan saham Apple (AAPL) mereka berdampingan, tanpa perlu berpindah aplikasi.

2. Melirik Kue “Pasar Prediksi” (The Polymarket Effect)

Poin paling mengejutkan adalah ketertarikan Coinbase pada pasar prediksi. Sektor ini meledak popularitasnya tahun ini, terutama didorong oleh fenomena Polymarket yang mencatat volume transaksi miliaran dolar terkait Pemilu AS.

Pasar prediksi dianggap sebagai “killer app” baru dalam dunia kripto karena menawarkan kasus penggunaan nyata (bertaruh pada hasil peristiwa dunia) di luar spekulasi harga token semata.

Jika Coinbase mengeksekusi ini, mereka akan membawa pasar prediksi dari niche (DeFi) ke mainstream (jutaan pengguna terverifikasi/KYC).

3. Strategi Diversifikasi: Tidak Mau Tergantung Bitcoin

Mengapa Coinbase melakukan ini sekarang? Jawabannya adalah stabilitas pendapatan.

Pendapatan Coinbase selama ini sangat fluktuatif karena terlalu bergantung pada volume perdagangan kripto yang naik-turun mengikuti siklus Bitcoin.

  • Dengan menambahkan saham (aset stabil) dan pasar prediksi (aset spekulatif berbasis event), Coinbase mencari aliran pendapatan yang tetap mengalir deras meskipun pasar kripto sedang lesu (bear market).

Opini Veteran: Langkah Wajib Menuju “Financial Super App”

Sebagai pengamat, saya melihat ini sebagai langkah yang sangat logis namun berisiko.

  • Logis: Konvergensi antara kripto dan keuangan tradisional (TradFi) tidak terelakkan. Siapa pun yang bisa menyatukan keduanya dalam satu aplikasi dengan UX terbaik akan menjadi pemenang (“The Super App”).
  • Berisiko: Regulasi AS (SEC & CFTC) sangat ketat. Menggabungkan kripto, saham, dan pasar prediksi (yang sering dianggap perjudian oleh regulator) dalam satu atap akan mengundang pengawasan mikroskopis dari pemerintah AS.

Namun, jika berhasil, Coinbase akan berevolusi dari sekadar “Bursa Kripto” menjadi “Bank Investasi Digital” masa depan.

Recent Posts

Franklin Templeton Resmi Luncurkan Divisi Kripto Khusus Pasca Akuisisi 250 Digital

Agresivitas lembaga keuangan tradisional (TradFi) Wall Street dalam mengadopsi ekosistem Web3 kian tidak terbendung. Raksasa…

12 hours ago

Strategi Pantang Mundur Michael Saylor: Strategy Kembali Borong Bitcoin di Tengah Penurunan Saham STRC

Raksasa perangkat lunak korporasi sekaligus pemegang aset kripto institusional terbesar di dunia, Strategy, kembali menegaskan…

1 day ago

Dana Pensiun Korporasi Jepang Mulai Masuk Kripto, Regulasi Jadi Katalis Utama

Langkah ambisius Jepang untuk memosisikan dirinya sebagai salah satu pusat inovasi aset digital terkemuka di…

1 day ago

Bitcoin Bertahan di Level $64.000: Isu Selat Hormuz Warnai Dialog AS-Iran

Pasar aset kripto kembali menunjukkan resiliensinya di tengah memanasnya tensi geopolitik Timur Tengah. Aset kripto…

2 days ago

Charles Schwab Masuk Pasar Prediksi, Gandeng Cboe Siapkan Taruhan S&P 500

Tren prediction markets yang sedang meledak di panggung global kini resmi memikat salah satu raksasa…

3 days ago

Franklin Templeton Ajukan ETF Unik: Ubah Dividen Saham Jadi Bitcoin!

Raksasa manajemen aset global, Franklin Templeton, kembali membuat gebrakan besar di persimpangan keuangan tradisional (TradFi)…

4 days ago

This website uses cookies.