Raksasa bursa kripto Amerika Serikat, Coinbase, tampaknya sedang mempersiapkan evolusi terbesarnya. Tidak lagi puas hanya menjadi “tempat jual beli Bitcoin”, Coinbase dilaporkan sedang menjajaki peluncuran fitur perdagangan saham dan pasar prediksi.
Langkah ini adalah bagian dari visi besar CEO Brian Armstrong untuk mengubah Coinbase menjadi “Everything App” (Aplikasi Serba Ada) bagi dunia keuangan, menantang dominasi pemain lama.
Baca Juga: Salip Amerika! Brasil Resmi Hadirkan Produk Setara Solana ETF Spot di Bursa B3
Mari kita bedah detail rencana ini berdasarkan laporan terbaru.
Menurut laporan eksklusif dari The Information yang dikutip oleh Cointelegraph, Coinbase sedang mempertimbangkan untuk menawarkan perdagangan saham AS bagi para penggunanya.
Ini adalah deklarasi perang langsung terhadap Robinhood.
Poin paling mengejutkan adalah ketertarikan Coinbase pada pasar prediksi. Sektor ini meledak popularitasnya tahun ini, terutama didorong oleh fenomena Polymarket yang mencatat volume transaksi miliaran dolar terkait Pemilu AS.
Pasar prediksi dianggap sebagai “killer app” baru dalam dunia kripto karena menawarkan kasus penggunaan nyata (bertaruh pada hasil peristiwa dunia) di luar spekulasi harga token semata.
Jika Coinbase mengeksekusi ini, mereka akan membawa pasar prediksi dari niche (DeFi) ke mainstream (jutaan pengguna terverifikasi/KYC).
Mengapa Coinbase melakukan ini sekarang? Jawabannya adalah stabilitas pendapatan.
Pendapatan Coinbase selama ini sangat fluktuatif karena terlalu bergantung pada volume perdagangan kripto yang naik-turun mengikuti siklus Bitcoin.
Sebagai pengamat, saya melihat ini sebagai langkah yang sangat logis namun berisiko.
Namun, jika berhasil, Coinbase akan berevolusi dari sekadar “Bursa Kripto” menjadi “Bank Investasi Digital” masa depan.
Tukang sharing hal apapun terkait dunia Bitcoin, Crypto. NFT, Defi, Metaverse dan Blockchain. Founder Duta Crypto. Tetap “DYOR”.
Agresivitas lembaga keuangan tradisional (TradFi) Wall Street dalam mengadopsi ekosistem Web3 kian tidak terbendung. Raksasa…
Raksasa perangkat lunak korporasi sekaligus pemegang aset kripto institusional terbesar di dunia, Strategy, kembali menegaskan…
Langkah ambisius Jepang untuk memosisikan dirinya sebagai salah satu pusat inovasi aset digital terkemuka di…
Pasar aset kripto kembali menunjukkan resiliensinya di tengah memanasnya tensi geopolitik Timur Tengah. Aset kripto…
Tren prediction markets yang sedang meledak di panggung global kini resmi memikat salah satu raksasa…
Raksasa manajemen aset global, Franklin Templeton, kembali membuat gebrakan besar di persimpangan keuangan tradisional (TradFi)…
This website uses cookies.