Categories: Berita

Strategi Jenius atau Pemborosan? Alasan Mastercard Rela Bayar Dobel untuk Infrastruktur Stablecoin BVNK

Raksasa pembayaran global, Mastercard, baru saja membuat langkah mengejutkan dengan sepakat mengakuisisi penyedia infrastruktur stablecoin, BVNK, dengan nilai fantastis mencapai $1,8 miliar. Angka tersebut langsung menjadi sorotan tajam di pasar, pasalnya valuasi BVNK pada putaran pendanaan tahun 2024 lalu baru menyentuh angka $750 juta.

Lantas, mengapa perusahaan ini rela merogoh kocek hingga lebih dari dua kali lipat untuk sebuah teknologi yang dengan sumber daya tak terbatas bisa mereka bangun sendiri dari awal.

Menang Telak di Kecepatan dan Lisensi Global

Di era persaingan inovasi keuangan digital yang berjalan kilat, waktu adalah hal yang paling berharga. Membangun jaringan blockchain dan infrastruktur pembayaran kripto dari awal bukanlah hal yang mustahil bagi Mastercard, namun proses akan memakan waktu yang lama.

Mengakuisisi adalah jalan pintas, BVNK tidak hanya membawa teknologi yang sudah matang, tetapi juga memiliki jaringan operasi serta lisensi pembayaran di lebih dari 130 negara. Dengan akuisisi ini, Mastercard menghemat waktu dalam urusan birokrasi dan regulasi internasional.

Menjadi ‘Jalan Tol’ Netral, Bukan Pesaing

Alasan paling strategis di balik langkah ini sebenarnya bermuara pada positioning. Jika Mastercard mencetak stablecoin sendiri, mereka secara otomatis akan langsung menjadi kompetitor bagi Tether maupun Circle. Padahal, entitas tersebut merupakan mitra besar potensial di ekosistem pembayaran global.

Selain itu, mencetak stablecoin mandiri berarti Mastercard harus berurusan langsung dengan regulasi perbankan yang super ketat serta menanggung risiko neraca keuangan. akuisisi BVNK ini memastikan Mastercard tetap berada di posisi netral.

Mereka memposisikan diri sebagai jalan tol yang menghubungkan uang tunai (fiat) dengan sistem aset on-chain. Koin apa pun yang nanti merajai pasar, Mastercard tetap akan meraup keuntungan dari biaya layanan lintas batas dan konversinya.

Baca Juga: David Sacks Lepas Jabatan “Crypto & AI Czar” untuk Peran yang Lebih Besar!

Era Baru: Mengawinkan Kartu Kredit dan Kripto

Langkah agresif $1,8 miliar ini menegaskan satu hal fundamental: Mastercard sadar bahwa masa depan sistem pembayaran tidak lagi berada pada narasi “Kartu Kredit konvensional vs Kripto”. Fokus utama industri kini telah bergeser menjadi “Fiat dan Kripto”.

Dengan meleburkan infrastruktur BVNK secara internal, Mastercard siap menyatukan kartu debit, transfer bank, dan aset digital ke dalam satu jaringan super efisien. Pada akhirnya, transaksi lintas benua menggunakan stablecoin ke depannya akan terasa semudah menggesek kartu debit.

Recent Posts

Bank Sentral Brasil Wajibkan Bursa Kripto Tunda Transfer Luar Negeri hingga 24 Jam

Bank Sentral Brasil memperketat aturan main bagi industri aset digital di negaranya. Melalui regulasi terbaru,…

3 hours ago

Kaya dari Memecoin, Realistis atau Cuma Mitos? Ini Datanya

Cerita orang yang tiba-tiba kaya dari memecoin memang sering viral dan bikin banyak orang tergiur…

9 hours ago

Jam Trading Crypto Terbaik: Kapan Waktu Paling Ideal untuk Transaksi?

Salah satu keunikan pasar kripto dibanding saham atau forex adalah sifatnya yang buka 24 jam…

10 hours ago

Rusia Tindak Tegas Aktivitas Ilegal, Tutup Paksa Bursa Kripto di Moscow City

Russia’s Federal Security Service (FSB) melancarkan operasi penindakan skala besar dengan menutup paksa sejumlah bursa…

22 hours ago

Bybit Gugat Lazarus Group atas Insiden Peretasan $1,5 Miliar

Bursa kripto Bybit mengajukan gugatan perdata di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Columbia terhadap Democratic…

1 day ago

Crypto Itu Judi atau Bukan? Ini Jawaban dari Berbagai Sudut Pandang

Pertanyaan crypto itu judi atau bukan hampir selalu muncul setiap kali seseorang baru mengenal dunia…

1 day ago

This website uses cookies.