Categories: Berita

Tom Farley Mengatakan Bahwa Industri Kripto Akan Mengalami Konsolidasi Masif

Sebuah peringatan keras dilontarkan oleh Tom Farley, CEO Bullish. Di tengah fluktuasi pasar yang membuat investor ketar-ketir, Farley memprediksi bahwa industri aset digital kini berada di ambang fase “pembersihan” besar-besaran atau konsolidasi, di mana hanya proyek yang memiliki fondasi bisnis kuat yang akan bertahan.

Farley yang juga merupakan mantan Presiden NYSE Group, era di mana startup kripto bisa mendapatkan valuasi selangit hanya bermodalkan harapan dan proposal teknis semata telah usai.

Tantangan Valuasi dan Keberlanjutan Bisnis

Dalam sebuah wawancara terbaru, Tom Farley menyoroti fenomena gelembung valuasi pada industri kripto. Ia menyebut banyak perusahaan yang hanya memiliki produk, tetapi tidak memiliki bisnis yang menghasilkan pendapatan berkelanjutan.

“Mimpi itu akan segera berakhir,” tegas Farley. Ia menjelaskan bahwa pendiri proyek masih terjebak dalam nostalgia valuasi tahun 2020, meminta harga jual perusahaan hingga ratusan juta dolar meski pendapatan mereka stagnan di angka kecil.

Tom Farley percaya bahwa realitas pasar akan memaksa perusahaan tersebut untuk sadar diri. Pilihannya hanya melakukan merger dengan perusahaan yang lebih besar untuk mencapai skala ekonomi, atau mati perlahan karena kehabisan modal.

Baca Juga: Tether Kian Agresif! Suntik $150 Juta ke Gold.com demi Kuasai Pasar Emas Digital

Koreksi Pasar Jadi Pemicu Utama

Prediksi ini datang di saat yang tepat, mengingat kondisi pasar yang sedang mengalami tekanan hebat. Bitcoin, yang sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di angka $126.100 pada Oktober lalu, kini diperdagangkan di kisaran $69.000 turun drastis hampir 45%.

Penurunan ini menjadi katalisator yang mempercepat proses seleksi alam di industri. Tom Farley membandingkan situasi ini dengan yang terjadi di sektor bursa saham tradisional, di mana konsolidasi masif akhirnya menyisakan beberapa pemain besar yang dominan dan terpercaya.

Meskipun terdengar menakutkan bagi para founder startup, proses ini dinilai sehat untuk jangka panjang. Investor ventura (VC) pun kini mulai mengubah strategi mereka. para pemodal kini lebih selektif dan enggan membiayai proyek yang tidak memiliki jalur profitabilitas yang jelas.

Menentukan Siapa Pemenangnya

Fase konsolidasi ini bisa menjadi sinyal untuk lebih selektif dalam memilih. Proyek dengan likuiditas rendah dan tanpa revenue model yang jelas menjadi yang paling mudah diakuisisi dengan harga murah.

Namun sebaliknya, entitas yang mampu bertahan melewati fase ini diprediksi akan menjadi pemimpin pasar di siklus bull run berikutnya.

Recent Posts

21Shares Meluncurkan ETP Zcash (ZEC) dan Ether.fi (ETHFI) di Eropa

Perusahaan manajemen aset global, 21Shares, kian memperluas jangkauan investasi kripto institusional di benua Eropa. Kali…

1 hour ago

Binance Beli Saham Circle $100 Juta, Siap Promosikan USDC Selama 5 Tahun

Peta kekuatan stablecoin di industri kripto baru saja mengalami pergeseran tektonik! Bursa kripto terbesar dunia,…

20 hours ago

Hujan Duit! ETF Bitcoin Spot Membukukan Inflow $998 Juta

Euforia institusi kembali meledak! Di tengah reli kuat yang mendorong harga Bitcoin terbang tinggi, instrumen…

23 hours ago

Circle Luncurkan Layanan Pinjaman USDC Beragun Bitcoin untuk Klien Institusi

Penerbit stablecoin raksasa, Circle, meluncurkan gebrakan finansial besar yang siap mengubah peta likuiditas di pasar…

1 day ago

Bitcoin Menembus $85.000, Short Squeeze Hanguskan Posisi Bearish $648 Juta

Bitcoin (BTC) kembali memamerkan dominasinya dengan melesat menembus level psikologis harga $85.000. Kenaikan harga yang…

2 days ago

Grayscale Ajukan Stock Split 3-Banding-1 untuk ETF Zcash (ZCSH)

Kabar terbaru datang dari raksasa manajer aset terkemuka, Grayscale, dilaporkan tengah bersiap merestrukturisasi salah satu…

2 days ago

This website uses cookies.