Di saat kondisi pasar kripto sedang mengalami fase ketidakpastian, perusahaan raksasa asal Las Vegas, Bitmine Immersion Technologies, melihatnya sebagai peluang emas. Bukannya mundur, mereka malah menambah tumpukan perbendaharaan Ethereum (ETH) mereka ke level yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Manuver agresif ini mengukuhkan posisi Bitmine sebagai perusahaan publik yang memegang Ethereum terbesar di dunia, sekaligus menjadi entitas dengan portofolio kripto perusahaan terbesar kedua setelah Strategy.
Bitmine mengungkapkan bahwa mereka telah menambahkan 51.162 ETH ke dalam kas perusahaannya dalam sepekan terakhir. Dengan tambahan ini, total perbendaharaan Ethereum mereka kini mencapai 4,42 juta koin ETH.
Melansir data resmi dari Ethereum Reserve mengenai akumulasi besar-besaran ini, kepemilikan Bitmine kini setara dengan 3,66% dari total keseluruhan suplai Ethereum di seluruh dunia (yang berada di kisaran 120,7 juta koin).
Source: strategicethreserve
Perusahaan belum berniat untuk berhenti. Angka 3,66% ini menempatkan Bitmine hanya berjarak 27% lagi dari ambisi jangka panjangnya, yakni menguasai 5% dari total suplai Ethereum, sebuah strategi yang mereka sebut “alchemy of 5%”.
Baca Juga: Strategy Kembali Borong 592 Bitcoin Senilai $39.8 Juta!
Berbeda dengan investasi Bitcoin konvensional yang hanya disimpan, aset Ethereum memiliki keunggulan berupa mekanisme staking untuk menghasilkan pendapatan pasif (yield). Bitmine tentu tidak menyia-nyiakan fitur ini.
Saat ini, sekitar 3.040.483 ETH dari total kepemilikan di staking-kan ke dalam jaringan. Dengan imbal hasil tahunan (yield) rata-rata sebesar 2,89%, Bitmine akan meraup pendapatan dari staking yang nilainya mencapai $171 juta per tahun.
Angka tersebut diproyeksikan akan melonjak hingga $249 juta per tahun ketika seluruh perbendaharaan ETH mereka sukses di-stake di infrastruktur validator internal mereka yang bernama MAVAN (Made in America Validator Network).
Keberanian melakukan akumulasi di tengah tren pasar yang menurun tentu tidak lepas dari visi sang Chairman, Tom Lee. Ia menilai fundamental jaringan Ethereum saat ini sangat kuat dan koreksi harga adalah momen terbaik untuk membeli.
“Bitmine akan terus melakukan pembelian Ethereum secara berkala, karena kami memandang penurunan harga ini sangat menarik mengingat fundamentalnya yang makin menguat,” ungkap Tom Lee.
Sebagaimana dalam laporan komprehensif terkait strategi treasury Bitmine. “Dalam pandangan kami, harga ETH saat ini belum mencerminkan utilitas tingginya serta perannya sebagai masa depan dunia keuangan.”
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.
Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.
Agresivitas lembaga keuangan tradisional (TradFi) Wall Street dalam mengadopsi ekosistem Web3 kian tidak terbendung. Raksasa…
Raksasa perangkat lunak korporasi sekaligus pemegang aset kripto institusional terbesar di dunia, Strategy, kembali menegaskan…
Langkah ambisius Jepang untuk memosisikan dirinya sebagai salah satu pusat inovasi aset digital terkemuka di…
Pasar aset kripto kembali menunjukkan resiliensinya di tengah memanasnya tensi geopolitik Timur Tengah. Aset kripto…
Tren prediction markets yang sedang meledak di panggung global kini resmi memikat salah satu raksasa…
Raksasa manajemen aset global, Franklin Templeton, kembali membuat gebrakan besar di persimpangan keuangan tradisional (TradFi)…
This website uses cookies.