Categories: Berita

Strategy Kembali Borong 592 Bitcoin Senilai $39.8 Juta!

Di saat sebagian besar investor ritel dan institusi merasa ragu dan memilih wait and see akibat volatilitas pasar kripto, Michael Saylor kembali menunjukkan keyakinan bajanya. Melalui perusahaan yang didirikannya, Strategy, justru melakukan manuver agresif dengan kembali memborong Bitcoin.

Langkah ini menegaskan status Strategy sebagai perusahaan publik pemegang Bitcoin terbesar, sekaligus membuktikan bahwa Saylor sama sekali tidak gentar menghadapi fluktuasi harga jangka pendek atau narasi negatif.

Borong Bitcoin di Tengah Ketidakpastian

Dalam laporan terbarunya, Strategy mengungkapkan telah menggelontorkan dana segar sebesar $39.8 juta (sekitar Rp670 miliar) untuk menambah pundi-pundi aset digital mereka.

Pembelian sebanyak 592 Bitcoin ini merupakan bukti nyata dari komitmen kuat perusahaan terhadap strategi akumulasi Bitcoin jangka panjang.

Aksi ini bukanlah pemandangan baru bagi Strategy. Sejak Agustus 2020, perusahaan ini secara konsisten mengonversi perbendaharaan kas perusahaan menjadi Bitcoin, menjadikannya aset cadangan utama.

Bagi Saylor, turunnya harga Bitcoin bukanlah sinyal untuk kabur, melainkan sebuah diskon besar untuk menambah muatan secara besar-besaran.

Baca Juga: Vitalik Buterin Dorong Integrasi AI untuk Meningkatkan Efisiensi Tata Kelola DAO

Keyakinan Mutlak Sang “Bitcoin Maximalist”

Saylor menganggap Bitcoin jauh melampaui instrumen spekulasi jangka pendek. Ia memandang Bitcoin sebagai penyimpan nilai terbaik yang pernah diciptakan manusia dan tameng terkuat untuk melawan inflasi mata uang fiat.

Sikap keras kepala dan keyakinan tak tergoyahkan ini sering membelah opini di Wall Street. Sebagian analis memujinya sebagai langkah visioner, sementara yang lain menganggapnya sebagai pertaruhan yang kelewat nekat.

Namun, tercermin dalam pernyataan berani dari Michael Saylor, yang maknanya menegaskan konsistensi pandangannya bahwa keteguhan memegang aset (diamond hands) merupakan prinsip utama dalam strateginya.

Tumpukan Bitcoin yang Makin Menggunung

Dengan tambahan amunisi baru ini, total kepelimikan Bitcoin dari Strategy semakin membengkak, meninggalkan jauh perusahaan-perusahaan publik lainnya.

Langkah berani Saylor ini tidak hanya mengamankan posisi Strategy, tetapi juga memberikan suntikan moral bagi komunitas kripto.

Kehadiran institusi besar yang terus melakukan pembelian tanpa henti menjadi sinyal kuat bahwa kepercayaan terhadap fundamental dan masa depan Bitcoin sama sekali tidak pudar.

Recent Posts

Franklin Templeton Resmi Luncurkan Divisi Kripto Khusus Pasca Akuisisi 250 Digital

Agresivitas lembaga keuangan tradisional (TradFi) Wall Street dalam mengadopsi ekosistem Web3 kian tidak terbendung. Raksasa…

12 hours ago

Strategi Pantang Mundur Michael Saylor: Strategy Kembali Borong Bitcoin di Tengah Penurunan Saham STRC

Raksasa perangkat lunak korporasi sekaligus pemegang aset kripto institusional terbesar di dunia, Strategy, kembali menegaskan…

1 day ago

Dana Pensiun Korporasi Jepang Mulai Masuk Kripto, Regulasi Jadi Katalis Utama

Langkah ambisius Jepang untuk memosisikan dirinya sebagai salah satu pusat inovasi aset digital terkemuka di…

1 day ago

Bitcoin Bertahan di Level $64.000: Isu Selat Hormuz Warnai Dialog AS-Iran

Pasar aset kripto kembali menunjukkan resiliensinya di tengah memanasnya tensi geopolitik Timur Tengah. Aset kripto…

2 days ago

Charles Schwab Masuk Pasar Prediksi, Gandeng Cboe Siapkan Taruhan S&P 500

Tren prediction markets yang sedang meledak di panggung global kini resmi memikat salah satu raksasa…

3 days ago

Franklin Templeton Ajukan ETF Unik: Ubah Dividen Saham Jadi Bitcoin!

Raksasa manajemen aset global, Franklin Templeton, kembali membuat gebrakan besar di persimpangan keuangan tradisional (TradFi)…

4 days ago

This website uses cookies.