Categories: Berita

Ancaman Kuantum, Vitalik Buterin Merilis “Quantum Roadmap” untuk Lindungi Ethereum!

Perkembangan teknologi komputasi kuantum (quantum computing) mulai dipandang sebagai ancaman serius bagi dunia kriptografi dan aset digital. Menyadari potensi bahaya yang mengintai, Co-founder Ethereum, Vitalik Buterin, merilis peta jalan anti-kuantum (Quantum Roadmap) untuk membentengi jaringan Ethereum dari ancaman peretasan di masa depan.

Langkah proaktif ini diambil untuk memastikan bahwa ekosistem kontrak pintar terbesar di dunia ini tidak runtuh saat komputer super canggih berhasil memecahkan algoritma enkripsi standar.

Melalui unggahan pada platform X, Vitalik membedah dan mengidentifikasi empat area krusial di dalam jaringan yang paling rentan terhadap serangan kuantum.

4 Titik Lemah Ethereum dan Solusi dari Vitalik

Dalam pemaparannya, Vitalik menjelaskan perombakan besar yang harus dilakukan pada arsitektur kriptografi Ethereum. Berikut adalah empat area utama beserta solusi yang ditawarkan:

  1. Tanda Tangan Validator (Validator Signatures): Saat ini Ethereum menggunakan skema tanda tangan BLS untuk konsensus jaringan. Vitalik mengusulkan transisi ke tanda tangan berbasis hash (seperti skema Lamport) yang terbukti lebih tahan terhadap dekripsi kuantum.
  2. Penyimpanan Data (Data Availability): Jaringan yang saat ini mengandalkan sistem komitmen KZG akan perlahan dialihkan menggunakan teknologi STARKs (Zero-Knowledge Scalable Transparent Argument of Knowledge) yang anti-kuantum.
  3. Tanda Tangan Akun Pengguna (User Account Signatures): Standar kriptografi dompet kripto saat ini (ECDSA) berisiko tinggi dibobol oleh komputer kuantum. Pembaruan memungkinkan pengguna mengadopsi algoritma apa pun, termasuk kriptografi berbasis lattice yang aman dari ancaman kuantum.
  4. Zero-Knowledge Proofs: Mengubah seluruh infrastruktur proof ZK yang digunakan oleh aplikasi dan jaringan Layer-2 agar kebal terhadap peretasan tingkat tinggi.

Tantangan Biaya Gas dan Fitur “Frame Transactions”

Mengubah sistem menjadi kebal kuantum tentu membawa efek samping. Algoritma post-quantum membutuhkan beban komputasi yang lebih berat dan ukuran data yang lebih besar, bisa membuat biaya gas di Ethereum melonjak.

Baca Juga: ETHZilla Resmi Rebranding Menjadi Forum, Kini Fokus Sektor RWA!

Untuk menyiasati, Vitalik memperkenalkan konsep agregasi tanda tangan rekursif dan proof di tingkat protokol. Melalui pengenalan fitur yang disebut “frame transactions”, beberapa verifikasi dapat digabungkan sekaligus.

Inisiatif ini diproyeksikan mampu menekan lonjakan biaya gas secara signifikan hingga mendekati nol, sehingga menjaga efisiensi jaringan Ethereum.

Berkejaran dengan Waktu Menuju Pembaruan

Ancaman ini bukan sekadar fiksi ilmiah. Sebelumnya, Vitalik sempat memperingatkan bahwa ada kemungkinan komputer kuantum mampu meretas keamanan blockchain paling cepat pada tahun 2028.

Sebagai langkah mitigasi, saat ini Ethereum Foundation telah membentuk tim khusus post-quantum untuk mempercepat pengembangan teknologi keamanan, membuktikan komitmen untuk selalu lebih maju dalam menjaga keamanan penggunanya.

Recent Posts

Kaya dari Memecoin, Realistis atau Cuma Mitos? Ini Datanya

Cerita orang yang tiba-tiba kaya dari memecoin memang sering viral dan bikin banyak orang tergiur…

6 hours ago

Jam Trading Crypto Terbaik: Kapan Waktu Paling Ideal untuk Transaksi?

Salah satu keunikan pasar kripto dibanding saham atau forex adalah sifatnya yang buka 24 jam…

7 hours ago

Rusia Tindak Tegas Aktivitas Ilegal, Tutup Paksa Bursa Kripto di Moscow City

Russia’s Federal Security Service (FSB) melancarkan operasi penindakan skala besar dengan menutup paksa sejumlah bursa…

19 hours ago

Bybit Gugat Lazarus Group atas Insiden Peretasan $1,5 Miliar

Bursa kripto Bybit mengajukan gugatan perdata di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Columbia terhadap Democratic…

24 hours ago

Crypto Itu Judi atau Bukan? Ini Jawaban dari Berbagai Sudut Pandang

Pertanyaan crypto itu judi atau bukan hampir selalu muncul setiap kali seseorang baru mengenal dunia…

1 day ago

Dompet Kripto Dormant 15 Tahun Kembali Aktif dan Pindahkan 49 Bitcoin

Sebuah dompet Bitcoin (BTC) purba yang tidak aktif sejak era awal perkembangan kripto pada tahun…

2 days ago

This website uses cookies.