Categories: Berita

Bitcoin Tergelincir ke Level Harga $62.000, Sentimen Rebound Mingguan Mulai Lenyap!

Momentum pemulihan pasar kripto yang memicu optimisme dari awal pekan tampaknya mulai kehabisan tenaga. Dalam pergerakan harga terbaru, Bitcoin terpantau mengalami koreksi cukup tajam ke level $62.000 seiring dengan meningkatnya tekanan jual pada aset-aset berisiko secara global.

Melemahnya harga Bitcoin ini terjadi di tengah koreksi simultan yang melanda pasar saham tradisional, khususnya sektor teknologi.

Kombinasi antara kehati-hatian makroekonomi dan likuidasi posisi long oleh para pedagang harian menjadi faktor utama yang menghapus keuntungan yang sempat diraih pasar dalam beberapa hari terakhir.

Sentimen Rebound Memudar Akibat Tekanan Makro Global

Sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan yang kuat, pergerakan Bitcoin kini kembali dibayangi oleh ketidakpastian kebijakan moneter global dan rilis data ekonomi terbaru.

Investor tampaknya lebih memilih untuk mengambil sikap risk-off (menghindari risiko) dan mengamankan likuiditas, yang secara langsung berdampak pada aset-aset dengan volatilitas tinggi seperti kripto.

Pudarnya gairah pasar ini juga dipicu oleh minimnya katalis positif baru yang kuat di tingkat kelembagaan.

Volatilitas yang meningkat di akhir pekan ini memaksa Bitcoin untuk menguji kembali area support krusialnya, memicu kekhawatiran terjadinya konsolidasi yang jauh lebih panjang di kalangan analis teknikal.

Baca Juga: Metaplanet Akuisisi Siiibo Securities demi Percepat Ekosistem Keuangan Bitcoin!

Likuidasi Pasar dan Proyeksi Support Berikutnya untuk Bitcoin

Penurunan ini memicu gelombang likuidasi berantai pada pasar derivatif, terutama bagi para trader yang memasang posisi long dengan leverage tinggi.

Ketika Bitcoin menembus level pertahanan di awal pekan, banyak pelaku pasar berspekulasi bahwa reli akan terus berlanjut, namun pembalikan arah ini justru memaksa penutupan posisi secara massal yang semakin mempercepat penurunan harga.

Analis kini mengalihkan fokus mereka pada kemampuan Bitcoin untuk bertahan di atas zona pertahanan psikologis berikutnya.

Jika tekanan jual di pasar spot terus berlanjut tanpa aksi akumulasi dari investor institusi atau arus masuk (inflow) dari ETF Bitcoin spot, harga Bitcoin berisiko menguji level support yang lebih rendah sebelum menemukan pijakan baru untuk bergerak sideways.

Recent Posts

Franklin Templeton Resmi Luncurkan Divisi Kripto Khusus Pasca Akuisisi 250 Digital

Agresivitas lembaga keuangan tradisional (TradFi) Wall Street dalam mengadopsi ekosistem Web3 kian tidak terbendung. Raksasa…

11 hours ago

Strategi Pantang Mundur Michael Saylor: Strategy Kembali Borong Bitcoin di Tengah Penurunan Saham STRC

Raksasa perangkat lunak korporasi sekaligus pemegang aset kripto institusional terbesar di dunia, Strategy, kembali menegaskan…

1 day ago

Dana Pensiun Korporasi Jepang Mulai Masuk Kripto, Regulasi Jadi Katalis Utama

Langkah ambisius Jepang untuk memosisikan dirinya sebagai salah satu pusat inovasi aset digital terkemuka di…

1 day ago

Bitcoin Bertahan di Level $64.000: Isu Selat Hormuz Warnai Dialog AS-Iran

Pasar aset kripto kembali menunjukkan resiliensinya di tengah memanasnya tensi geopolitik Timur Tengah. Aset kripto…

1 day ago

Charles Schwab Masuk Pasar Prediksi, Gandeng Cboe Siapkan Taruhan S&P 500

Tren prediction markets yang sedang meledak di panggung global kini resmi memikat salah satu raksasa…

3 days ago

Franklin Templeton Ajukan ETF Unik: Ubah Dividen Saham Jadi Bitcoin!

Raksasa manajemen aset global, Franklin Templeton, kembali membuat gebrakan besar di persimpangan keuangan tradisional (TradFi)…

4 days ago

This website uses cookies.