Categories: Berita

Tether Resmi Menghentikan Stablecoin Beragun Emas aUSDT Demi Fokus pada Proyek Baru

Perusahaan raksasa penerbit aset kripto, Tether, kembali melakukan langkah restrukturisasi besar-besaran pada portofolio produk digitalnya. Dalam pengumuman resmi terbaru, Tether menyatakan komitmennya untuk menghentikan operasional dari salah satu produk stablecoin turunan beragun emas mereka, yaitu Alloy by Tether (aUSDT).

Langkah ini diambil bukan karena masalah likuiditas, melainkan sebagai bagian dari reposisi strategis untuk mengalihkan sumber daya internal ke proyek teknologi keuangan baru yang memiliki potensi adopsi massal lebih besar.

Bagi para pemegang aset, proses transisi dan penebusan dipastikan berjalan aman berkat dukungan cadangan emas yang kokoh.

Fokus Reallokasi Sumber Daya ke Infrastruktur Digital Masa Depan

Alloy (aUSDT) pertama kali diperkenalkan sebagai inovasi stablecoin yang nilainya dipatok terhadap dolar AS, namun dicadangkan atau dijamin menggunakan token emas digital milik Tether sendiri (XAUt).

Meski menawarkan konsep proteksi ganda, dinamika pasar rupanya mendorong Tether untuk merumuskan ulang prioritas produk mereka di tahun ini.

CEO Tether Paolo Ardoino menjelaskan bahwa fokus perusahaan saat ini bergeser kuat ke arah pengembangan platform tokenisasi aset yang lebih inklusif.

Tether ingin memastikan setiap infrastruktur yang dibangun dapat langsung memfasilitasi kebutuhan pasar korporasi global yang sedang bergerak cepat menuju digitalisasi aset dunia nyata (Real-World Assets).

Baca Juga: Standard Chartered Proyeksikan Harga Token Uniswap (UNI) Bakal Meroket 40x Lipat!

Jaminan Keamanan Dana Pengguna dan Mekanisme Penebusan

Meskipun operasional dari aUSDT dihentikan, manajemen Tether menegaskan komitmen utamanya terhadap perlindungan konsumen.

Pengguna tidak perlu panik karena ekosistem Tether dirancang dengan tingkat transparansi dan keamanan likuiditas yang sangat tinggi, memastikan setiap aset yang beredar dapat ditarik tanpa kendala.

Perusahaan menyediakan jendela waktu penukaran yang sangat longgar bagi para investor, Pemegang aUSDT dapat melakukan proses pembakaran token mereka dan menebusnya dalam bentuk Tether Gold (XAUt) secara on-chain.

Langkah transparan ini dinilai dapat menjaga stabilitas psikologis pasar, dan mempertegas reputasi Tether sebagai pemimpin pasar stablecoin yang selalu mengedepankan keamanan dana cadangan (reserve security).

Recent Posts

21Shares Meluncurkan ETP Zcash (ZEC) dan Ether.fi (ETHFI) di Eropa

Perusahaan manajemen aset global, 21Shares, kian memperluas jangkauan investasi kripto institusional di benua Eropa. Kali…

1 hour ago

Binance Beli Saham Circle $100 Juta, Siap Promosikan USDC Selama 5 Tahun

Peta kekuatan stablecoin di industri kripto baru saja mengalami pergeseran tektonik! Bursa kripto terbesar dunia,…

21 hours ago

Hujan Duit! ETF Bitcoin Spot Membukukan Inflow $998 Juta

Euforia institusi kembali meledak! Di tengah reli kuat yang mendorong harga Bitcoin terbang tinggi, instrumen…

24 hours ago

Circle Luncurkan Layanan Pinjaman USDC Beragun Bitcoin untuk Klien Institusi

Penerbit stablecoin raksasa, Circle, meluncurkan gebrakan finansial besar yang siap mengubah peta likuiditas di pasar…

1 day ago

Bitcoin Menembus $85.000, Short Squeeze Hanguskan Posisi Bearish $648 Juta

Bitcoin (BTC) kembali memamerkan dominasinya dengan melesat menembus level psikologis harga $85.000. Kenaikan harga yang…

2 days ago

Grayscale Ajukan Stock Split 3-Banding-1 untuk ETF Zcash (ZCSH)

Kabar terbaru datang dari raksasa manajer aset terkemuka, Grayscale, dilaporkan tengah bersiap merestrukturisasi salah satu…

2 days ago

This website uses cookies.