Categories: Berita

ETF Bitcoin Catat Outflow $545 Juta, Bitcoin Jebol ke Bawah $70.000!

Pasar kripto kembali diuji nyalinya. Di tengah volatilitas yang mencekik, instrumen investasi institusional ETF Bitcoin mencatatkan gelombang outflow yang masif, menandakan adanya panic selling atau aksi profit taking besar-besaran para investor institusi.

Apakah ini sinyal bahwa winter jangka pendek akan segera tiba, atau hanya sekadar koreksi sehat sebelum bounce back.

Eksodus Modal $545 Juta dalam Sehari

Lampu kuning menyala bagi para bulls. Berdasarkan data terkini Coin Glass, produk investasi ETF Bitcoin mencatatkan outflow yang signifikan. Total dana yang ditarik keluar mencapai $545 Juta dalam sehari.

Arus keluar deras ini terjadi tepat ketika harga Bitcoin jebol (breakdown) ke bawah $70.000. Tekanan jual ini memperparah sentimen pasar yang sudah ketar-ketir akibat kondisi makroekonomi yang tidak menentu.

Baca Juga: Raksasa Derivatif Terjun: CME Group Jajaki Penerbitan Token Digital Sendiri

Investor Ritel Panik, Institusi Masih Diamond Hands?

Meskipun angka outflow terlihat mengerikan, Analis ETF di Bloomberg, Eric Balchunas mencoba menenangkan pasar. Ia menyebutkan bahwa mayoritas investor ETF sebenarnya masih menahan posisi mereka (HODL).

“Hanya sekitar 6% dari total aset ETF Bitcoin yang keluar”, ungkap Balchunas. Ini bukan eksodus massal, melainkan reaksi wajar terhadap volatilitas harga.

Namun, Fakta di lapangan menunjukkan sentimen risk-off sedang mendominasi. Koreksi harga Bitcoin ini tidak berdiri sendiri, melainkan berkorelasi dengan jatuhnya saham-saham teknologi AS.

Pelemahan ini menyeret total kapitalisasi pasar kripto turun signifikan, dengan banyak trader yang memilih posisi wait and see hingga badai mereda.

Apa yang Harus Diwaspadai?

Breakdown di bawah $70.000 yang menjadi benteng pertahanan terakhir Bitcoin perlu diwaspadai. Analis memprediksi akan ada potensi penurunan lebih lanjut yang bisa memicu likuidasi berantai.

Namun, jika arus keluar dari ETF Bitcoin mulai mereda dan berbalik menjadi inflow, pemulihan cepat sangat mungkin terjadi mengingat fundamental jaringan Bitcoin yang masih solid.

Recent Posts

Franklin Templeton Resmi Luncurkan Divisi Kripto Khusus Pasca Akuisisi 250 Digital

Agresivitas lembaga keuangan tradisional (TradFi) Wall Street dalam mengadopsi ekosistem Web3 kian tidak terbendung. Raksasa…

13 hours ago

Strategi Pantang Mundur Michael Saylor: Strategy Kembali Borong Bitcoin di Tengah Penurunan Saham STRC

Raksasa perangkat lunak korporasi sekaligus pemegang aset kripto institusional terbesar di dunia, Strategy, kembali menegaskan…

1 day ago

Dana Pensiun Korporasi Jepang Mulai Masuk Kripto, Regulasi Jadi Katalis Utama

Langkah ambisius Jepang untuk memosisikan dirinya sebagai salah satu pusat inovasi aset digital terkemuka di…

1 day ago

Bitcoin Bertahan di Level $64.000: Isu Selat Hormuz Warnai Dialog AS-Iran

Pasar aset kripto kembali menunjukkan resiliensinya di tengah memanasnya tensi geopolitik Timur Tengah. Aset kripto…

2 days ago

Charles Schwab Masuk Pasar Prediksi, Gandeng Cboe Siapkan Taruhan S&P 500

Tren prediction markets yang sedang meledak di panggung global kini resmi memikat salah satu raksasa…

3 days ago

Franklin Templeton Ajukan ETF Unik: Ubah Dividen Saham Jadi Bitcoin!

Raksasa manajemen aset global, Franklin Templeton, kembali membuat gebrakan besar di persimpangan keuangan tradisional (TradFi)…

4 days ago

This website uses cookies.