Pergerakan harga token Starknet (STRK) sukses mencuri perhatian para pelaku pasar kripto minggu ini. Nilai STRK tercatat melonjak hingga 50% dalam kurun waktu 24 jam. Momentum bullish ini didorong oleh rencana dari tim pengembang untuk melepaskan diri dari ekosistem Ethereum dan berevolusi menjadi jaringan Layer-1 (L1).
CEO Starknet, Eli Ben-Sasson, mengungkapkan bahwa jaringan saat ini sedang secara aktif mempertimbangkan rencana untuk beralih menjadi L1.
Langkah strategis ini menargetkan pencapaian quantum-resistance pada tahun 2027, memungkinkan Starknet sebagai jaringan pertama yang sepenuhnya tahan kuantum.
Saat ini, Starknet masih beroperasi sebagai solusi jaringan L-2 yang bergantung pada keamanan Ethereum dengan mengirimkan bukti dan data status ke jaringan tersebut. Namun, Ben-Sasson memandang independensi sebagai jalan keluar terbaik.
Pasalnya, Ethereum sendiri baru menargetkan ketahanan kuantum penuh pada akhir tahun 2029, sementara Bitcoin belum memiliki komitmen waktu terkait hal tersebut.
Dengan bermigrasi menjadi L-1, Starknet akan mempunyai keuntungan kendali penuh atas jadwal migrasi keamanan jaringannya tanpa harus menunggu blockchain utama bergerak lebih dulu.
Baca Juga: Thailand Resmi Izinkan Peluncuran ETF Kripto
Dari kacamata analisis teknikal, penutupan grafik harian di atas level resistensi krusial $0.1 akan membuka jalan bagi STRK untuk menguji zona konfluensi krusial berikutnya di kisaran $0.15 sebelum akhir tahun.
Apabila harga mampu menembus level $0.15, token ini akan kembali berada di teritori positif untuk performa tahun ini, dengan target pergerakan harga selanjutnya di level $0.22 hingga $0.27.
Kendati demikian, para pelaku pasar tetap harus mewaspadai skenario koreksi, Level support terdekat berada di area $0.063, dengan batas pertahanan terakhir berada di level Exponential Moving Average (EMA) 200-hari di angka $0.041.
Di sisi lain, jadwal pembukaan kunci token (token unlocks) bulanan yang mencapai 127 juta STRK hingga pertengahan Maret 2027 masih membayangi pasar dan berpotensi menjadi sentimen penahan (headwind) bagi reli harga dalam jangka panjang.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.
Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.
Keamanan hardware wallet yang dianggap sebagai benteng terkuat penyimpanan kripto kini tengah menjadi sorotan tajam.…
Akselerasi adopsi aset kripto dalam lanskap pasar modal di Asia Tenggara kembali mencatatkan tonggak pencapaian…
Ekosistem kripto di kawasan Eropa kini memasuki fase transisi krusial. Seiring dengan implementasi penuh kerangka…
Menyusul beberapa negara tetangga yang telah lebih dulu menetapkan aturan ketat, Yunani siap meresmikan kerangka…
Pasar kripto kembali dibuat waswas oleh pergerakan dompet digital berskala raksasa. Kali ini pelakunya bukan…
Menjawab tingginya permintaan para klien institusi yang ingin masuk ke pasar kripto dengan aman, salah…
This website uses cookies.