Categories: Berita

Jangan Halu Dulu! Prediksi JPMorgan Stablecoin Sebut Pasar Takkan Tembus $1 Triliun

Di tengah optimisme para pelaku industri kripto yang memproyeksikan ledakan adopsi aset digital untuk pembayaran global, sebuah laporan baru justru menyiramkan air dingin. Prediksi JPMorgan stablecoin terbaru menegaskan pandangan skeptis tim analis bank raksasa tersebut, yang meyakini bahwa pasar ini tidak akan mencapai valuasi triliunan dolar dalam waktu dekat.

Berbeda dengan konsensus pasar yang sangat bullish, JPMorgan menilai pertumbuhan aset seperti USDT dan USDC akan berjalan jauh lebih moderat dari ekspektasi liar banyak investor saat ini.

Realita vs Ekspektasi: Cuma Mentok di $600 Miliar?

Sebagian besar analis kripto optimis bahwa pasar stablecoin bisa meledak hingga $2 triliun atau bahkan $4 triliun pada tahun 2028. Namun, tim yang dipimpin oleh Nikolaos Panigirtzoglou punya hitungan matematika lain.

Baca Juga: Beda Nasib dengan SBF! Masa Hukuman Caroline Ellison Penjara Berakhir di Tahanan Rumah?

Melansir data dari laporan The Block, JPMorgan memproyeksikan pasar stablecoin hanya akan tumbuh mencapai $500 miliar hingga $600 miliar pada tahun 2028.

  • Kondisi Saat Ini: Sepanjang tahun 2025, pasar memang tumbuh sekitar $100 miliar menjadi total $300 miliar.
  • Pemain Utama: Pertumbuhan ini hampir sepenuhnya didorong oleh dominasi Tether (USDT) dan Circle (USDC).

Alasan Utama: Masalah “Velocity” Uang

Mengapa angka proyeksi bank ini jauh lebih kecil dari konsensus umum? Kuncinya ada pada analisis teknis dalam prediksi JPMorgan stablecoin tersebut yang menyoroti konsep perputaran uang (velocity).

Banyak orang berpikir jika stablecoin dipakai untuk pembayaran lintas negara (cross-border payments), maka suplainya harus naik gila-gilaan. JPMorgan membantah logika ini. Menurut mereka, semakin efisien teknologi pembayaran, semakin cepat uang berpindah, sehingga kita tidak butuh tumpukan uang (stok) yang besar untuk memproses nilai transaksi yang sama.

“Bahkan jika stablecoin memfasilitasi 5% dari pembayaran global, stok stablecoin yang dibutuhkan mungkin hanya $200 miliar karena perputarannya sangat cepat,” tulis analis tersebut.

Tantangan Regulasi Masih Menghantui

Faktor lain yang mengerem ekspektasi adalah regulasi. JPMorgan menyoroti bahwa kepatuhan (compliance) yang semakin ketat di AS dan Eropa (seperti MiCA) akan membatasi ruang gerak stablecoin yang tidak tergulasi penuh.

Seperti yang pernah dibahas dalam riset J.P. Morgan Global Research sebelumnya, risiko stabilitas finansial membuat regulator cenderung membatasi pertumbuhan aset yang dipatok dolar ini agar tidak mengganggu sistem perbankan tradisional.

Laporan ini menjadi “reality check” bagi investor. Meskipun pertumbuhan aset digital tidak terelakkan, prediksi JPMorgan stablecoin ini mengingatkan kita untuk tidak terjebak dalam narasi super-cycle tanpa dasar fundamental. Bagi Anda pemegang token DeFi atau investor kripto, ini adalah sinyal untuk lebih memperhatikan utilitas riil ketimbang sekadar hype angka valuasi yang fantastis.

Recent Posts

Binance Beli Saham Circle $100 Juta, Siap Promosikan USDC Selama 5 Tahun

Peta kekuatan stablecoin di industri kripto baru saja mengalami pergeseran tektonik! Bursa kripto terbesar dunia,…

18 hours ago

Hujan Duit! ETF Bitcoin Spot Membukukan Inflow $998 Juta

Euforia institusi kembali meledak! Di tengah reli kuat yang mendorong harga Bitcoin terbang tinggi, instrumen…

21 hours ago

Circle Luncurkan Layanan Pinjaman USDC Beragun Bitcoin untuk Klien Institusi

Penerbit stablecoin raksasa, Circle, meluncurkan gebrakan finansial besar yang siap mengubah peta likuiditas di pasar…

22 hours ago

Bitcoin Menembus $85.000, Short Squeeze Hanguskan Posisi Bearish $648 Juta

Bitcoin (BTC) kembali memamerkan dominasinya dengan melesat menembus level psikologis harga $85.000. Kenaikan harga yang…

2 days ago

Grayscale Ajukan Stock Split 3-Banding-1 untuk ETF Zcash (ZCSH)

Kabar terbaru datang dari raksasa manajer aset terkemuka, Grayscale, dilaporkan tengah bersiap merestrukturisasi salah satu…

2 days ago

Token HYPE Mencetak ATH Baru, Didorong Inovasi Borrowing & Lending di Hyperliquid

Sektor decentralized exchange (DEX) membuktikan dominasinya di pasar kripto. Kali ini, sorotan utama tertuju pada…

3 days ago

This website uses cookies.