Categories: Berita

Beda Nasib dengan SBF! Masa Hukuman Caroline Ellison Penjara Berakhir di Tahanan Rumah?

Status hukum mantan CEO Alameda Research kembali menjadi sorotan utama. Berita terbaru mengenai Caroline Ellison penjara kini memasuki babak baru setelah ia dilaporkan tidak lagi mendekam di balik jeruji besi fasilitas federal, melainkan telah dipindahkan ke pengawasan komunitas (community confinement).

Langkah ini menandai perubahan signifikan dalam masa hukuman saksi kunci kasus FTX tersebut. Laporan dari Biro Penjara Federal (BOP) mengonfirmasi bahwa Ellison sudah meninggalkan Lembaga Pemasyarakatan Federal (FCI) Danbury, Connecticut, tempat ia mulai ditahan sejak November 2024.

Transisi ke Pengawasan Komunitas

Ellison, yang divonis dua tahun atas perannya dalam kejatuhan bursa FTX, kini menjalani sisa waktunya di fasilitas pengelolaan reintegrasi wilayah New York.

Baca Juga: Binance Charity Kucurkan Rp4 Miliar (USD 245 Ribu) untuk Korban Banjir di Sumatra

Menurut data yang dilansir dari Cointelegraph, statusnya kini tercatat sebagai “tahanan komunitas”. Hal ini membuat masa hukuman Caroline Ellison penjara beralih fungsi; ia kemungkinan besar ditempatkan di rumah singgah (halfway house) atau menjalani tahanan rumah di bawah pengawasan ketat federal. Transisi ini dinilai lebih cepat dari dugaan banyak pihak, mengingat ia baru menjalani hukuman fisik secara penuh selama kurang lebih satu tahun.

Perbedaan Nasib dengan Sam Bankman-Fried

Nasib Ellison sangat kontras dengan mantan bos sekaligus kekasihnya, Sam Bankman-Fried (SBF). Berkat kerja samanya yang sangat kooperatif dengan jaksa penuntut untuk membongkar skema penipuan FTX, Ellison mendapatkan keringanan yang tidak didapatkan oleh SBF.

Mengutip laporan terkait dari The Block, meskipun tanggal rilis resminya tercatat pada Februari 2026, pemindahan ini memungkinkannya berinteraksi kembali dengan masyarakat lebih dini. Dengan langkah ini, narasi dramatis seputar Caroline Ellison penjara tampaknya akan berakhir jauh lebih lunak dibandingkan rekan-rekannya di FTX yang masih menghadapi hukuman puluhan tahun.

Recent Posts

Franklin Templeton Resmi Luncurkan Divisi Kripto Khusus Pasca Akuisisi 250 Digital

Agresivitas lembaga keuangan tradisional (TradFi) Wall Street dalam mengadopsi ekosistem Web3 kian tidak terbendung. Raksasa…

19 hours ago

Strategi Pantang Mundur Michael Saylor: Strategy Kembali Borong Bitcoin di Tengah Penurunan Saham STRC

Raksasa perangkat lunak korporasi sekaligus pemegang aset kripto institusional terbesar di dunia, Strategy, kembali menegaskan…

2 days ago

Dana Pensiun Korporasi Jepang Mulai Masuk Kripto, Regulasi Jadi Katalis Utama

Langkah ambisius Jepang untuk memosisikan dirinya sebagai salah satu pusat inovasi aset digital terkemuka di…

2 days ago

Bitcoin Bertahan di Level $64.000: Isu Selat Hormuz Warnai Dialog AS-Iran

Pasar aset kripto kembali menunjukkan resiliensinya di tengah memanasnya tensi geopolitik Timur Tengah. Aset kripto…

2 days ago

Charles Schwab Masuk Pasar Prediksi, Gandeng Cboe Siapkan Taruhan S&P 500

Tren prediction markets yang sedang meledak di panggung global kini resmi memikat salah satu raksasa…

3 days ago

Franklin Templeton Ajukan ETF Unik: Ubah Dividen Saham Jadi Bitcoin!

Raksasa manajemen aset global, Franklin Templeton, kembali membuat gebrakan besar di persimpangan keuangan tradisional (TradFi)…

4 days ago

This website uses cookies.