Bank investasi raksasa JPMorgan kembali merilis pandangannya mengenai prospek harga Bitcoin di tahun mendatang.
Dalam laporan yang diberitakan oleh The Block, para analis bank menyatakan bahwa harga “teoretis” Bitcoin dapat mencapai sekitar US$170.000 dalam kurun waktu 6 hingga 12 bulan ke depan, berdasarkan model valuasi yang membandingkan Bitcoin dengan emas.
Prediksi ini bukan sekadar angka spekulatif, melainkan hasil analisis mendalam yang mempertimbangkan volatilitas, perilaku pasar, hingga pola historis Bitcoin sebagai aset lindung nilai.
Menurut laporan tersebut, JPMorgan menggunakan model yang menilai Bitcoin sebagai “emas digital”. Model ini menyesuaikan volatilitas Bitcoin yang jauh lebih tinggi dibanding emas, lalu menghitung nilai wajar saat volatilitas menurun. Model serupa telah dibahas dalam laporan-laporan analis sebelumnya, termasuk oleh CoinDesk yang menyebut bahwa nilai wajar BTC menurut model JPMorgan berada di sekitar US$170.000.
Artinya, jika stabilitas pasar terus membaik, Bitcoin masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar dalam jangka menengah.
Salah satu faktor pendukung utama mengapa JPMorgan optimistis adalah karena tingginya biaya produksi BTC — yaitu biaya operasional yang dikeluarkan miner untuk menambang Bitcoin. Laporan sebelumnya menyebutkan bahwa biaya produksi saat ini berada di kisaran US$94.000, menjadikannya area kuat sebagai “harga lantai” Bitcoin.
Analisis mengenai level biaya produksi ini juga pernah dipublikasikan oleh The Block, menunjukkan bahwa harga pasar jarang turun jauh di bawah biaya produksi karena akan mengganggu keseimbangan jaringan.
Dengan lantai harga sekitar US$94.000 dan model valuasi US$170.000, jarak antara harga aktual dan harga teoretis menciptakan ruang upside yang menarik.
Jika digabungkan:
Maka terlihat jelas bahwa potensi penurunan terbatas, sementara potensi kenaikan jauh lebih besar. Inilah alasan JPMorgan melihat Bitcoin tetap memiliki profil risiko/imbal hasil yang atraktif di tengah ketidakpastian global.
JPMorgan menekankan bahwa model mereka tetap dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti:
Jika salah satu faktor utama berubah drastis, proyeksi harga bisa bergerak ke arah berlawanan.
Tukang sharing hal apapun terkait dunia Bitcoin, Crypto. NFT, Defi, Metaverse dan Blockchain. Founder Duta Crypto. Tetap “DYOR”.
Pertanyaan crypto itu judi atau bukan hampir selalu muncul setiap kali seseorang baru mengenal dunia…
Sebuah dompet Bitcoin (BTC) purba yang tidak aktif sejak era awal perkembangan kripto pada tahun…
Senat Amerika Serikat dipastikan menunda pemungutan suara terkait Kerangka Kerja Pasar Aset Digital atau RUU…
Pertanyaan Bitcoin berasal dari negara mana sebenarnya lebih rumit dari yang terlihat, karena jawabannya bukan…
Kasus penipuan kembali terjadi di ekosistem Web3, Wakil Jaksa di Amerika Serikat dan Asisten Direktur…
Investasi emas selama ini identik dengan urusan penyimpanan yang merepotkan, mulai dari biaya brankas, asuransi,…
This website uses cookies.