Categories: Berita

Lawan Sanksi AS! Rusia Legalkan Kripto untuk Pembayaran Internasional

lupakan sejenak soal chart harga harian atau memecoin. Ada pergeseran tektonik yang jauh lebih besar dan mengerikan sedang terjadi di Moskow.

Dunia geopolitik terguncang ketika kabar bahwa Rusia legalkan kripto untuk pembayaran internasional mulai mencuat ke permukaan. Vladimir Putin tidak tiba-tiba “melek kripto” karena ingin ikut tren teknologi. Langkah agresif Rusia merangkul aset digital belakangan ini murni adalah strategi bertahan hidup (survival) dan perlawanan ekonomi.

Melansir laporan mendalam dari Yahoo Finance, kita sedang menyaksikan dimulainya “Perang Dingin Kripto”. Jika Perang Dingin dulu soal nuklir, perang kali ini adalah soal siapa yang menguasai jalur uang tanpa melewati sistem Dolar AS.

Baca Juga: Hex Trust Rilis wXRP! Intip Potensi & Cara Menggunakan Wrapped XRP di DeFi

Mari kita bedah strategi besar di balik layar Kremlin.

1. Putar Balik Arah: Dari “Larang” Jadi “Sahkan”

Masih ingat beberapa tahun lalu? Bank Sentral Rusia sangat anti-kripto. Namun, perang di Ukraina mengubah segalanya.

Buktinya nyata. Seperti dilaporkan oleh Bloomberg, pada Agustus 2024 lalu, Vladimir Putin resmi menandatangani undang-undang yang melegalisasi penambangan kripto (mining) di Rusia.

UU ini bukan sekadar izin usaha. Ini adalah instruksi negara. Pemerintah kini mengatur siapa yang boleh menambang, dan hasil tambangnya digunakan sebagai cadangan devisa “bayangan” yang tidak bisa dibekukan oleh The Fed.

2. Eksperimen Pembayaran Lintas Batas (Cross-Border)

Ini adalah inti dari strategi Putin. Rusia sadar mereka didepak dari sistem SWIFT, sehingga mereka butuh jalur alternatif.

Mengutip laporan dari CoinDesk, Rusia telah memulai uji coba pembayaran lintas batas. Kebijakan strategis di mana Rusia legalkan kripto untuk pembayaran internasional ini memungkinkan eksportir menerima pembayaran dalam USDT atau Bitcoin dari mitra di China atau India.

Aset digital tersebut kemudian ditukar ke Rubel di bursa yang direstui negara. Ini adalah upaya langsung untuk menembus blokade sanksi Barat yang mencekik perbankan konvensional mereka.

3. Siberia: “Tambang Emas” Digital Baru

Rusia memiliki dua hal yang sangat dibutuhkan jaringan Bitcoin: Energi berlimpah dan udara dingin.

Wilayah Siberia kini disulap menjadi pusat data raksasa. Dengan gas alam murah dan cuaca dingin (menghemat biaya pendinginan), Rusia bisa menambang Bitcoin dengan biaya jauh lebih rendah dari AS. Bitcoin hasil tambang ini menjadi “Minyak Digital” baru bagi Rusia untuk membayar impor barang vital.

4. Risiko: AS Mulai Mengendus “Jalur Tikus” Ini

Tentu saja, Amerika Serikat tidak tinggal diam. Mereka sadar kripto dipakai untuk menghindari sanksi.

AS kini memperketat pengawasan terhadap “pintu keluar-masuk” dana Rusia, terutama Stablecoin. Penerbit stablecoin seperti Tether (USDT) berada di bawah tekanan hebat untuk membekukan dompet yang terafiliasi dengan entitas Rusia. Ini menciptakan permainan “kucing-kucingan” digital yang sengit antara hacker negara vs regulator AS.

Aset digital telah naik kelas dari sekadar “mainan internet” menjadi instrumen keamanan nasional.

Putin tidak peduli harga Bitcoin mau ke $100k atau $20k. Yang ia pedulikan adalah kemampuan Bitcoin untuk memindahkan nilai tanpa izin Joe Biden.

Dalam “Perang Dingin Kripto” ini, fakta bahwa Rusia legalkan kripto untuk pembayaran internasional adalah sinyal kuat perlawanan terhadap hegemoni Dolar. Bagi investor, ini pisau bermata dua: Adopsi negara itu bagus (Bullish), tapi jika kripto dicap sebagai “alat musuh AS”, regulasi di Barat akan makin keras (Bearish).

Recent Posts

Strategy Membukukan Keuntungan Belum Terealisasi Sebesar $1,2 Miliar!

Reli agresif yang melanda pasar aset digital global kembali membuahkan hasil manis bagi pelopor strategi…

10 hours ago

BitGo Meraih Lisensi VASP Korea Selatan untuk Kustodian Kripto Institusional

Perusahaan infrastruktur aset digital dan kustodian global, BitGo, resmi mencatatkan tonggak sejarah baru di kawasan…

12 hours ago

FalconX dan Ethena Meluncurkan Fasilitas Pinjaman Institusional USDe $1 Miliar

Institusi pialang utama kripto (prime broker) FalconX dan penerbit stablecoin sintetis Ethena Labs resmi mengumumkan…

13 hours ago

Ethereum Melesat ke $2.300, Bitcoin Rebut Kembali Level $72.000

Gelombang optimisme menyapu pasar aset digital setelah Ether (ETH) mencatatkan kenaikan sebesar 21% hingga menembus…

2 days ago

Token HYPE Naik 20% Usai Trump Ungkap Upaya CFTC Bawa Hyperliquid ke AS

Token bawaan (native token) dari ekosistem bursa derivatif terdesentralisasi (DEX) Hyperliquid, HYPE, mencatatkan lonjakan harga…

2 days ago

Ripple Berhasil Kantongi $275 Juta Melalui Penawaran Surat Utang

Perusahaan penyedia infrastruktur blockchain dan pembayaran digital global, Ripple, berhasil mengumpulkan dana sebesar $275 juta…

2 days ago

This website uses cookies.