Dunia sepak bola Italia sedang geger. Biasanya, kabar pengambilalihan klub besar (Takeover) datang dari dana investasi minyak Timur Tengah atau konsorsium Wall Street.
Namun kali ini, rumor Tether akuisisi Juventus mencuat dan langsung menjadi headline global. Berita ini mempertemukan dua raksasa dari dunia yang berbeda: klub sepak bola paling bersejarah di Italia melawan pencetak uang digital terbesar di dunia.
Melansir laporan awal dari Decrypt (yang mengutip harian Italia Il Tempo), penerbit stablecoin Tether (USDT) disebut-sebut telah mengajukan tawaran konkret untuk membeli Juventus FC.
Apakah ini mungkin terjadi? Mari kita bedah faktanya dari sisi pembeli (Tether) dan penjual (Exor).
Baca Juga: Lawan Sanksi AS! Rusia Legalkan Kripto untuk Pembayaran Internasional
Banyak yang bertanya, “Emang Tether punya duit sebanyak itu?” Jawabannya: Lebih dari cukup.
Secara finansial, Tether saat ini adalah salah satu perusahaan paling profitabel di dunia. Mengutip laporan keuangan terbaru yang dilansir oleh CNBC, Tether mencatatkan rekor laba bersih sebesar $4,52 Miliar (sekitar Rp72 Triliun) hanya pada kuartal pertama tahun 2024 saja.
Keuntungan ini sebagian besar berasal dari bunga obligasi AS (US Treasury Bills) yang mereka pegang.
Inilah yang membuat rumor Tether akuisisi Juventus terus memanas. CEO Tether, Paolo Ardoino (yang juga orang Italia), sedang gencar melakukan diversifikasi investasi. Masuk ke olahraga bisa jadi langkah branding global berikutnya.
Di sisi lain ring, kita punya Exor, perusahaan induk milik keluarga Agnelli yang sudah menguasai Juventus selama satu abad. Namun, cinta lama ini sedang diuji oleh realita finansial yang pahit.
Juventus babak belur dalam beberapa tahun terakhir akibat skandal keuangan dan kerugian pasca-pandemi. Absennya Juve di panggung elit Eropa juga memukul pendapatan mereka.
Meski demikian, Exor bersikap “jinak-jinak merpati”. Dalam laporan terpisah oleh Reuters, juru bicara Exor sempat membantah tegas bahwa mereka ingin menjual kepemilikan mayoritas klub. Namun, para analis pasar menduga Exor mungkin terbuka untuk melepas saham minoritas kepada mitra strategis. Celah inilah yang mungkin dimasuki oleh Tether.
Kenapa perusahaan kripto mau beli klub bola yang lagi rugi?
Terlepas dari apakah rumor Tether akuisisi Juventus ini akan menjadi kenyataan atau sekadar wacana, fakta bahwa nama perusahaan kripto muncul sebagai kandidat pembeli potensial menunjukkan betapa kuatnya posisi kas mereka saat ini. Jika deal ini terjadi, Juventus tidak lagi hanya milik Turin, tapi milik “Negara Internet”.
Tukang sharing hal apapun terkait dunia Bitcoin, Crypto. NFT, Defi, Metaverse dan Blockchain. Founder Duta Crypto. Tetap “DYOR”.
Pertanyaan crypto itu judi atau bukan hampir selalu muncul setiap kali seseorang baru mengenal dunia…
Sebuah dompet Bitcoin (BTC) purba yang tidak aktif sejak era awal perkembangan kripto pada tahun…
Senat Amerika Serikat dipastikan menunda pemungutan suara terkait Kerangka Kerja Pasar Aset Digital atau RUU…
Pertanyaan Bitcoin berasal dari negara mana sebenarnya lebih rumit dari yang terlihat, karena jawabannya bukan…
Kasus penipuan kembali terjadi di ekosistem Web3, Wakil Jaksa di Amerika Serikat dan Asisten Direktur…
Investasi emas selama ini identik dengan urusan penyimpanan yang merepotkan, mulai dari biaya brankas, asuransi,…
This website uses cookies.