Lembaga keuangan raksasa global, Standard Chartered, kembali mengejutkan industri aset digital lewat laporan riset terbarunya. Kali ini, perhatian bank multinasional tersebut tertuju pada sektor keuangan terdesentralisasi (Decentralized Finance/DeFi), khususnya protokol peminjaman Morpho.
Dalam analisis fundamental yang mendalam, Standard Chartered merilis target harga yang sangat optimistis untuk token tata kelola protokol tersebut, MORPHO.
Analis bank tersebut memproyeksikan bahwa Morpho memiliki potensi pertumbuhan yang eksponensial, bahkan diperkirakan mampu melampaui persentase kinerja dua raksasa kripto utama, Bitcoin (BTC) dan Ether (ETH).
Sektor DeFi dinilai tengah memasuki fase evolusi baru yang berfokus pada efisiensi modal secara radikal.
Protokol Morpho, yang mengoptimalkan tingkat suku bunga pada lending market tradisional melalui pencocokan langsung secara peer-to-peer (P2P), dianggap sebagai sebuah inovasi paling disruptif di ruang blockchain saat ini.
Standard Chartered menetapkan target harga MORPHO di angka $60 per token pada akhir dekade ini (2030).
Jika proyeksi ini terealisasi, hal tersebut mencerminkan potensi kenaikan ribuan persen dari valuasi saat ini, didorong adopsi institusional yang masif terhadap infrastruktur keuangan terdesentralisasi.
Alasan utama di balik optimisme tinggi Standard Chartered terletak pada metrik Total Value Locked (TVL) dan efisiensi teknologi yang ditawarkan oleh arsitektur unik Morpho.
Bitcoin bertindak sebagai emas digital dan Ether sebagai lapisan dasar komputasi global, Morpho dipandang sebagai mesin penggerak utilitas finansial murni yang memiliki ruang pertumbuhan kapitalisasi pasar jauh lebih besar.
Standard Chartered mengenai valuasi aset kripto dan tren adopsi sektor DeFi, pertumbuhan pasar kredit on-chain akan menjadi katalis utama bagi token MORPHO.
Efek pengungkit dari inovasi manajemen likuiditas ini diyakini mampu menarik minat likuiditas institusi konvensional yang mencari imbal hasil yang lebih optimal, sebuah faktor yang siap mengantar Morpho melesat melampaui performa pasar kripto secara umum.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.
Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.
Setelah didera tekanan jual institusional yang cukup menyakitkan selama hampir dua pekan, produk investasi Exchange-Traded…
Angin segar kembali berembus kencang di pasar aset digital global. Setelah berhasil menembus level psikologis…
Perusahaan investasi publik, Metaplanet, semakin menancapkan taringnya sebagai salah satu entitas korporasi paling bullish terhadap…
Momentum bullish kembali menyelimuti pasar aset digital global setelah periode konsolidasi yang cukup panjang. Bitcoin…
Consensys, perusahaan raksasa di balik pengembangan infrastruktur blockchain, melakukan gebrakan terbesar untuk dompet kripto non-kustodian…
Hubungan antara sistem perbankan tradisional Wall Street dan ekosistem aset digital kian erat. BNY, bank…
This website uses cookies.