Categories: Berita

Gelombang Hijau Berlanjut: Short Squeeze Dorong Bitcoin ke Level $62.000, Ether dan Solana Ikut Terbang!

Angin segar kembali berembus kencang di pasar aset digital global. Setelah berhasil menembus level psikologis $61.000 kemarin, Bitcoin (BTC) kini melanjutkan tren kenaikannya dengan melesat melampaui level psikologis $62.000 per koin.

Momentum bullish kali ini tidak dinikmati sendirian, dua aset kripto utama lainnya, Ethereum (ETH) dan Solana (SOL), terpantau ikut memperpanjang keuntungan dengan lonjakan harga yang signifikan.

Laju pergerakan harga ini dipicu oleh fenomena short squeeze di pasar derivatif, memaksa trader shorters untuk membeli kembali aset mereka dalam kepanikan, yang akhirnya menjadi bahan bakar pendorong kenaikan harga.

Fenomena Short Squeeze Picu Efek Domino Kontrak Berjangka

Dinamika pasar dalam 24 jam terakhir menunjukkan betapa agresifnya pemulihan sentimen investor.

Tekanan beli yang sangat signifikan di pasar spot berhasil memicu kepanikan di kalangan short-sellers yang sebelumnya berspekulasi bahwa harga Bitcoin akan mengalami koreksi pasca-lonjakan kemarin.

Kejadian short squeeze yang mengangkat Bitcoin menuju level $62.000 ini mengakibatkan likuidasi massal kontrak short sehingga menciptakan efek bola salju yang mempercepat laju kenaikan harga BTC.

Momentum likuidasi ini kemudian menyebar luas ke pasar altcoins, memberikan dorongan likuiditas instan bagi Ethereum dan Solana keluar dari area konsolidasi dan mencetak level tertinggi baru dalam beberapa minggu terakhir.

Baca Juga: Perusahaan Kripto Tanpa Izin di Eropa Terancam Gulung Tikar Jelang Batas Akhir MiCA

Solana dan Ether Pimpin Reli Altcoins Utama

Di saat perhatian tertuju pada keberhasilan Bitcoin melampaui level $62.000, performa ETH dan SOL justru mencuri panggung dengan persentase kenaikan harian yang impresif.

Solana kembali menunjukkan taringnya sebagai salah satu jaringan layer-1 paling diminati, sementara Ether diuntungkan oleh akumulasi institusional yang terus mengalir.

Kombinasi antara meredanya tekanan inflasi makroekonomi dan pembersihan trader dengan posisi leverage jangka pendek ini dinilai membentuk struktur pasar yang jauh lebih sehat.

Jika Bitcoin mampu mengonfirmasi level $62.000 sebagai area support baru pada penutupan lilin mingguan, target resistensi berikutnya untuk ETH dan SOL diprediksi akan tercapai lebih cepat dari perkiraan konsensus pasar sebelumnya.

Recent Posts

Prediksi Standard Chartered: Token Morpho Tembus $60 di 2030, Lampaui Kinerja Bitcoin dan Ether!

Lembaga keuangan raksasa global, Standard Chartered, kembali mengejutkan industri aset digital lewat laporan riset terbarunya.…

6 hours ago

Akhir dari Masa Sulit: ETF Bitcoin Cetak Inflow $221 Juta, Hentikan Tren Outflow 10 Hari Beruntun

Setelah didera tekanan jual institusional yang cukup menyakitkan selama hampir dua pekan, produk investasi Exchange-Traded…

6 hours ago

Metaplanet Kembali Borong Bitcoin Senilai $170 Juta, Total Amunisi Tembus 43.000 BTC

Perusahaan investasi publik, Metaplanet, semakin menancapkan taringnya sebagai salah satu entitas korporasi paling bullish terhadap…

1 day ago

Harga Bitcoin Tembus $61.000, Dampak Meredanya Inflasi Global

Momentum bullish kembali menyelimuti pasar aset digital global setelah periode konsolidasi yang cukup panjang. Bitcoin…

1 day ago

MetaMask Luncurkan ‘Money Account’, Gabungkan Fitur Belanja dan Yield Stablecoin dalam Satu Aplikasi

Consensys, perusahaan raksasa di balik pengembangan infrastruktur blockchain, melakukan gebrakan terbesar untuk dompet kripto non-kustodian…

2 days ago

BNY Perluas Layanan Kelas Institusi untuk Stablecoin, Gandeng Circle

Hubungan antara sistem perbankan tradisional Wall Street dan ekosistem aset digital kian erat. BNY, bank…

3 days ago

This website uses cookies.