Categories: Berita

Rancangan Undang-Undang CLARITY Act Menuju Pengesahan di Kongres AS

Angin segar kembali berhembus bagi industri aset digital di Amerika Serikat. Rancangan Undang-Undang (RUU) struktur pasar kripto yang sempat memicu polemik, CLARITY Act, kini dilaporkan kembali ke jalur yang benar dan diprediksi akan disahkan oleh Kongres AS sebelum bulan April 2026.

Kabar optimis ini datang langsung dari Senator AS, Bernie Moreno, dan CEO Coinbase, Brian Armstrong, yang menegaskan bahwa para pembuat kebijakan, sektor perbankan, dan industri kripto kini telah menemukan titik temu.

Solusi “Win-Win” Setelah Drama Penolakan

Bulan Januari lalu, pasar kripto sempat terguncang ketika Brian Armstrong secara mengejutkan menarik dukungannya terhadap draf awal CLARITY Act. Akibatnya, pemungutan suara di Komite Perbankan Senat pun sempat ditunda.

Namun, situasi kini berubah, dalam wawancara bersama CNBC yang berlangsung di sela-sela Forum Kripto World Liberty Financial di Mar-a-Lago, Armstrong menyatakan bahwa kini ada win-win solution ke depan.

Perdebatan mengenai aturan imbal hasil stablecoin yang sebelumnya menjadi batu sandungan utama, kini mulai menemukan penyelesaian yang saling menguntungkan bagi semua pihak.

Baca Juga: Langkah Strategis Hyperliquid: Resmi Luncurkan Hyperliquid Policy Center

Target Pengesahan April dan Dukungan Politik

Dalam kesempatan yang sama, Senator Bernie Moreno menyuntikkan optimisme ke pasar dengan menyatakan bahwa CLARITY Act memiliki jalur yang sangat jelas untuk segera dieksekusi.

Moreno meyakini kebijakan yang bertujuan untuk memberikan transparansi dan kepastian hukum bagi industri kripto AS ini akan selesai digodok dalam waktu dekat.

Ia juga secara tegas menepis kekhawatiran bahwa dinamika politik menjelang pemilu sela (midterm elections) kongres akan mengganggu progres RUU ini.

Sikap yakin Moreno ini sejalan dengan ekspektasi para pejabat di Washington yang sebelumnya menargetkan pergerakan positif terkait regulasi kripto di awal tahun ini.

Babak Baru Regulasi Kripto AS

Keberhasilan meloloskan CLARITY Act akan menjadi tonggak bagi masa depan aset digital di Amerika Serikat. Undang-undang ini dirancang untuk memperjelas batas yurisdiksi antara CFTC dan SEC dalam mengawasi industri.

Dengan dukungan penuh dari Bernie Moreno dan kolaborasi aktif dari raksasa industri seperti Coinbase, Amerika Serikat tampaknya semakin siap untuk merangkul inovasi Web3 secara legal dan terstruktur.

Recent Posts

Crypto Itu Judi atau Bukan? Ini Jawaban dari Berbagai Sudut Pandang

Pertanyaan crypto itu judi atau bukan hampir selalu muncul setiap kali seseorang baru mengenal dunia…

4 hours ago

Dompet Kripto Dormant 15 Tahun Kembali Aktif dan Pindahkan 49 Bitcoin

Sebuah dompet Bitcoin (BTC) purba yang tidak aktif sejak era awal perkembangan kripto pada tahun…

21 hours ago

Senat AS Tunda Voting RUU CLARITY Act Kripto hingga September

Senat Amerika Serikat dipastikan menunda pemungutan suara terkait Kerangka Kerja Pasar Aset Digital atau RUU…

22 hours ago

Bitcoin Berasal dari Negara Mana? Ini Jawaban yang Sebenarnya Masih Jadi Misteri

Pertanyaan Bitcoin berasal dari negara mana sebenarnya lebih rumit dari yang terlihat, karena jawabannya bukan…

1 day ago

Pendiri Startup NFT Didakwa Atas Dugaan Penyelewengan Dana Investasi $10 Juta

Kasus penipuan kembali terjadi di ekosistem Web3, Wakil Jaksa di Amerika Serikat dan Asisten Direktur…

2 days ago

Apa Itu Tether Gold (XAUT)? Cara Punya Emas Fisik Tanpa Perlu Brankas

Investasi emas selama ini identik dengan urusan penyimpanan yang merepotkan, mulai dari biaya brankas, asuransi,…

2 days ago

This website uses cookies.