Categories: Berita

Sentimen Damai Iran Menguat, Harga Bitcoin Sukses Tembus ke Atas $64.000!

Pasar aset digital langsung merespons positif angin segar yang datang dari panggung geopolitik Timur Tengah. Harga Bitcoin mencatatkan reli impresif dengan kembali melesat hingga menembus ke atas level $64.000.

Lonjakan ini terjadi tak lama setelah Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, memberikan pernyataan optimis bahwa kesepakatan damai antara pihak-pihak terkait dengan Iran sudah berada di depan mata.

Pernyataan diplomatik ini langsung meredakan tensi ketegangan makro global yang sempat menyelimuti pasar keuangan dalam beberapa minggu terakhir. Para pelaku pasar langsung bergairah untuk mengakumulasi aset berisiko.

Diplomasi Timur Tengah Picu Gairah Investor Global

Pernyataan dari pemimpin Pakistan ini bertindak sebagai katalis utama yang membalikkan arah tren pasar.

Sentimen ini langsung menurunkan indeks volatilitas global. Sektor finansial tradisional maupun kripto menyambut potensi stabilitas di kawasan tersebut, mengingat ketegangan geopolitik sebelumnya memicu aksi jual massal.

Kembalinya harga Bitcoin ke level $64.000 ini sekaligus mengonfirmasi analisis Standard Chartered yang menyebutkan pasar kripto telah menyelesaikan fase koreksi terdalamnya dan kini siap memulai struktur reli yang baru.

Baca Juga: Jepang Sahkan UU Kripto Baru: Setarakan Pajak dengan Saham Demi Pertumbuhan Ekonomi Digital!

Harga Minyak Jinak, Likuiditas Kembali Mengalir ke Pasar Kripto

Dampak domino dari meredanya isu geopolitik ini langsung terasa pada komoditas energi dunia. Rumor damai ini sukses membuat harga minyak mentah dunia (Brent dan WTI) ke level yang lebih stabil.

Penurunan harga minyak ini secara otomatis menurunkan ekspektasi inflasi global serta menahan laju kenaikan suku bunga, sebuah skenario ideal yang sangat disukai oleh para investor aset digital.

Adapun pelonggaran tekanan makroekonomi ini memicu kembalinya arus likuiditas ke dalam produk investasi aset digital, termasuk ETF Bitcoin yang berhasil mencatatkan arus masuk bersih mencapai $85 Juta.

Dengan hilangnya volatilitas makro, Bitcoin diprediksi akan mencoba menguji level resistensi berikutnya di kisaran $66.500 sebelum melanjutkan reli panjang menuju target akhir tahun.

Recent Posts

Franklin Templeton Resmi Luncurkan Divisi Kripto Khusus Pasca Akuisisi 250 Digital

Agresivitas lembaga keuangan tradisional (TradFi) Wall Street dalam mengadopsi ekosistem Web3 kian tidak terbendung. Raksasa…

13 hours ago

Strategi Pantang Mundur Michael Saylor: Strategy Kembali Borong Bitcoin di Tengah Penurunan Saham STRC

Raksasa perangkat lunak korporasi sekaligus pemegang aset kripto institusional terbesar di dunia, Strategy, kembali menegaskan…

1 day ago

Dana Pensiun Korporasi Jepang Mulai Masuk Kripto, Regulasi Jadi Katalis Utama

Langkah ambisius Jepang untuk memosisikan dirinya sebagai salah satu pusat inovasi aset digital terkemuka di…

1 day ago

Bitcoin Bertahan di Level $64.000: Isu Selat Hormuz Warnai Dialog AS-Iran

Pasar aset kripto kembali menunjukkan resiliensinya di tengah memanasnya tensi geopolitik Timur Tengah. Aset kripto…

2 days ago

Charles Schwab Masuk Pasar Prediksi, Gandeng Cboe Siapkan Taruhan S&P 500

Tren prediction markets yang sedang meledak di panggung global kini resmi memikat salah satu raksasa…

3 days ago

Franklin Templeton Ajukan ETF Unik: Ubah Dividen Saham Jadi Bitcoin!

Raksasa manajemen aset global, Franklin Templeton, kembali membuat gebrakan besar di persimpangan keuangan tradisional (TradFi)…

4 days ago

This website uses cookies.