Angin segar kembali berembus kencang ke pasar kripto global. Geoffrey Kendrick, Analis Pasar Senior sekaligus Kepala Riset Aset Digital di Standard Chartered Bank, menyatakan bahwa fase terburuk dari siklus koreksi kali ini telah dilewati.
Dalam laporan riset terbaru, raksasa perbankan global tersebut menegaskan bahwasannya penurunan harga Bitcoin hingga menyentuh kisaran $59.000 pada awal Juni merupakan titik terendah (cycle low) yang sekaligus menandai berakhirnya fase crypto winter.
Koreksi tajam hingga $59.000 setara dengan penurunan 53% dari rekor tertinggi sepanjang masa di level $126.000 pada Oktober tahun lalu. Namun, alih-alih berlanjut turun, level ini justru dinilai menjadi fondasi kuat bagi reli baru menuju target akhir tahun.
“Musim dingin telah berakhir. Selamat datang kembali di musim semi kripto,” Ungkap Geoffrey Kendrick dalam catatan kepada para kliennya.
Menurut analisis Standard Chartered, merosotnya harga Bitcoin dalam beberapa minggu terakhir bukan karena rusaknya fundamental dari industri kripto, melainkan akibat tekanan makroekonomi eksternal serta likuidasi jangka pendek.
Merujuk pada laporan terbaru CoinDesk mengenai Standard Chartered yang menyatakan pasar kripto telah mencapai titik terendah siklusnya, ada dua katalis utama yang kini berbalik arah dan siap mendorong pemulihan harga BTC:
Baca Juga: Metaplanet Akuisisi Siiibo Securities demi Percepat Ekosistem Keuangan Bitcoin!
Bank global ini tetap mempertahankan target optimis mereka yang dirilis sejak awal tahun. Standard Chartered memproyeksikan harga Bitcoin akan menembus level $100.000 pada akhir tahun, dan Ethereum akan menyentuh $4.000.
Namun untuk mengonfirmasi bahwa dasar dari pasar (market bottom) ini benar-benar solid, Kendrick menyarankan para pelaku pasar untuk memantau tiga indikator konfirmasi dalam beberapa hari ke depan.
Kembalinya arus masuk bersih (net inflows) ke dalam ETF Bitcoin spot AS, berlanjutnya aksi akumulasi beli korporasi raksasa seperti Strategy (MSTR), serta stabilitas penurunan harga minyak dunia.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.
Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.
Banyak pemula yang baru mulai membeli aset kripto sering bertanya-tanya, apakah crypto bisa diuangkan seperti…
Perbankan raksasa global, Standard Chartered, membuka cakupan riset untuk proyek oracle blockchain Chainlink (LINK). Bank…
Perusahaan publik pemegang Bitcoin terbesar di dunia, Strategy, kembali melakukan penyesuaian pada strategi permodalannya. Dalam…
Pasar aset digital global kembali menunjukkan sinyal pemulihan sangat positif setelah tekanan geopolitik di kawasan…
Robinhood, platform perdagangan aset digital raksasa asal Amerika Serikat, semakin serius mempertegas komitmen ekspansi internasional.…
Dompet kripto self-custody, MetaMask kembali membuat gebrakan revolusioner yang siap mengubah cara pengguna berinteraksi dengan…
This website uses cookies.