Categories: Berita

Metaplanet Tetap Konsisten Akumulasi Bitcoin Meski Kondisi Pasar Tidak Menentu

Di saat investor ritel panik dan mayoritas institusi mulai wait and see akibat badai pasar yang menghantam harga Bitcoin ke level $60.000. Satu pemain dari Asia menunjukkan nyali ganda. Metaplanet, dengan tegas menyatakan tidak akan mundur satu langkah pun dari strategi akumulasi Bitcoin.

Pernyataan ini muncul di tengah sentimen pasar yang sedang berada di titik terendah (extreme fear), menyusul laporan kerugian besar dari rekan sejawat mereka di AS, Strategy.

Simon Gerovich: Kami Tetap Akumulasi

CEO Metaplanet, Simon Gerovich, untuk menenangkan para pemegang saham di tengah badai volatilitas. Ia menegaskan bahwa penurunan harga tidak menggoyahkan keyakinan jangka panjang terhadap aset digital.

“Tidak ada perubahan pada strategi Metaplanet. Kami akan terus mengakumulasi Bitcoin secara stabil, memperluas pendapatan, dan bersiap untuk fase pertumbuhan berikutnya,” tegas Gerovich.

Langkah visioner ini diambil meskipun saham Metaplanet di Bursa Efek Tokyo (TSE) sempat tertekan akibat aksi jual panik yang melanda sektor saham teknologi dan kripto global.

Baca Juga: Tether Suntik $100 Juta ke Anchorage Digital, Perkuat Dominasi Institusional

Simpanan Tembus 35.000 Bitcoin

Keberanian Metaplanet bukan tanpa risiko. Dengan harga Bitcoin yang terkoreksi tajam dari rekor tertingginya di $126.000 pada Oktober tahun lalu, nilai portofolio perusahaan kini mengalami tekanan unrealized loss yang signifikan.

Data terbaru mencatatkan, Metaplanet saat ini memegang 35.102 Bitcoin. Meskipun angka ini masih jauh dari kepemilikan Bitcoin oleh Strategy, Posisi Metaplanet sebagai salah satu “Corporate Treasury” terbesar semakin tak tergoyahkan.

Langkah ini menjadi antitesis dari kepanikan pasar. Di saat weak hands mulai melepaskan asetnya, Metaplanet justru melihat sebagai peluang diskon. Konsistensi ini mirip dengan taktik Saylor yang menjadikan volatilitas sebagai teman, bukan musuh.

Manuver Berani Metaplanet

Manuver Metaplanet memberikan sinyal penting. Bahwa di level institusi, penurunan harga saat ini masih dianggap sebagai fase akumulasi, bukan distribusi. Namun, risiko tetap mengintai.

Jika harga Bitcoin terus mengalami penurunan, tekanan pada neraca keuangan perusahaan Metaplanet akan semakin berat, yang berpotensi memicu efek domino di pasar saham.

Recent Posts

Bybit Gugat Lazarus Group atas Insiden Peretasan $1,5 Miliar

Bursa kripto Bybit mengajukan gugatan perdata di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Columbia terhadap Democratic…

2 minutes ago

Crypto Itu Judi atau Bukan? Ini Jawaban dari Berbagai Sudut Pandang

Pertanyaan crypto itu judi atau bukan hampir selalu muncul setiap kali seseorang baru mengenal dunia…

7 hours ago

Dompet Kripto Dormant 15 Tahun Kembali Aktif dan Pindahkan 49 Bitcoin

Sebuah dompet Bitcoin (BTC) purba yang tidak aktif sejak era awal perkembangan kripto pada tahun…

23 hours ago

Senat AS Tunda Voting RUU CLARITY Act Kripto hingga September

Senat Amerika Serikat dipastikan menunda pemungutan suara terkait Kerangka Kerja Pasar Aset Digital atau RUU…

1 day ago

Bitcoin Berasal dari Negara Mana? Ini Jawaban yang Sebenarnya Masih Jadi Misteri

Pertanyaan Bitcoin berasal dari negara mana sebenarnya lebih rumit dari yang terlihat, karena jawabannya bukan…

1 day ago

Pendiri Startup NFT Didakwa Atas Dugaan Penyelewengan Dana Investasi $10 Juta

Kasus penipuan kembali terjadi di ekosistem Web3, Wakil Jaksa di Amerika Serikat dan Asisten Direktur…

2 days ago

This website uses cookies.