Berita

Standard Chartered Meluncurkan Layanan Kustodian Berbasis RLUSD

Raksasa perbankan multinasional, Standard Chartered, sukses meluncurkan layanan kustodian institusional untuk stablecoin milik Ripple, Ripple USD (RLUSD). Tak sekadar menjadi tempat penyimpanan aset, Stanchart juga merancang skema pemanfaatan stablecoin sebagai agunan perdagangan berskala institusional.

Dukungan terhadap RLUSD diluncurkan langsung pada jaringan XRP Ledger (XRPL), Layanan ini telah beroperasi melalui kantor cabang Stanchart di Dubai International Financial Centre (DIFC), memberikan akses bagi klien institusi yang memenuhi syarat ke infrastruktur kustodi aset digital berstandar perbankan tingkat tinggi.

Model ‘Collateral-Mirroring’ Bersama LMAX Group

Inovasi utama dari kemitraan ini terletak pada rencana ekspansi model pencerminan agunan (collateral-mirroring) milik Standard Chartered dengan LMAX Group, platform perdagangan institusional terkemuka.

Lewat mekanisme ini, para investor institusi dapat memanfaatkan kepemilikan RLUSD mereka sebagai jaminan transaksi di bursa LMAX tanpa harus mentransfer token fisik keluar dari brankas kustodi bank.

Sehingga memungkinkan LMAX memvalidasi nilai RLUSD yang disimpan klien secara real-time. Pendekatan ini menekan risiko transfer antar dompet serta meminimalisir eksposur risiko pihak ketiga yang menjadi kekhawatiran terbesar pelaku pasar modal konvensional saat masuk ke arena kripto.

Baca Juga: Thailand Resmi Izinkan Peluncuran ETF Kripto

Mempercepat Adopsi Stablecoin di Sektor Keuangan Global

Langkah ini merupakan kelanjutan dari kolaborasi strategis antara Ripple dan LMAX Group yang telah terjalin sejak awal tahun untuk mempercepat adopsi stablecoin dan likuiditas lintas aset di tingkat korporasi.

Meski demikian, pihak Standard Chartered menegaskan bahwa fitur integrasi agunan dengan LMAX masih merampungkan dokumentasi akhir, pengujian teknis, persetujuan internal, dan kepatuhan terhadap regulasi setempat.

Hadirnya dukungan langsung dari perbankan papan atas menegaskan posisi RLUSD sebagai penantang serius di pasar stablecoin institusi, sekaligus membuktikan bahwa teknologi XRP Ledger semakin dipercaya sebagai fondasi infrastruktur penyelesaian transaksi keuangan global.

Recent Posts

DWF Labs Menggugat BitGo $141 Juta atas Dugaan Pelanggaran ‘Token Lock-Up’

Panggung industri aset digital institusional kembali diguncang konflik hukum bernilai fantastis. Dua entitas yang terafiliasi…

2 days ago

Harga Token Starknet Melonjak! Didorong Rencana Menjadi Jaringan Layer-1

Pergerakan harga token Starknet (STRK) sukses mencuri perhatian para pelaku pasar kripto minggu ini. Nilai…

2 days ago

Ledger Investigasi Kasus Pencurian Kripto Terkait Reseller di Asia Tenggara

Keamanan hardware wallet yang dianggap sebagai benteng terkuat penyimpanan kripto kini tengah menjadi sorotan tajam.…

3 days ago

Terobosan Besar! Thailand Resmi Izinkan Peluncuran ETF Kripto

Akselerasi adopsi aset kripto dalam lanskap pasar modal di Asia Tenggara kembali mencatatkan tonggak pencapaian…

3 days ago

ESMA Memberikan Tenggat Waktu 3 Bulan untuk Penertiban Stablecoin Tak Berizin

Ekosistem kripto di kawasan Eropa kini memasuki fase transisi krusial. Seiring dengan implementasi penuh kerangka…

4 days ago

Yunani Siap Terapkan Pajak ‘Capital Gains’ Kripto Sebesar 10%

Menyusul beberapa negara tetangga yang telah lebih dulu menetapkan aturan ketat, Yunani siap meresmikan kerangka…

4 days ago

This website uses cookies.