Categories: Berita

Strike Luncurkan Pinjaman Berbasis Bitcoin, Tahan Volatilitas di Tengah Bear Market!

Aplikasi pembayaran kripto global terkemuka, Strike, mengumumkan langkah berani dengan meluncurkan produk pinjaman Bitcoin. Inovasi finansial ini diklaim dirancang khusus untuk memberikan perlindungan bagi para investor dari hantaman volatilitas harga yang ekstrem, terutama di tengah kondisi pasar bear market.

Meskipun menawarkan solusi perlindungan bagi para pemegang aset kripto jangka panjang, produk inovatif ini langsung memicu perbincangan di kalangan analis mengenai skema biaya tersembunyi serta risiko yang wajib diwaspadai.

Solusi Pinjaman Bitcoin Bebas Likuidasi Otomatis

Volatilitas harga yang tajam sering kali menjadi mimpi buruk bagi para peminjam di dunia kripto karena adanya ancaman likuidasi otomatis jika nilai jaminan jatuh di bawah ambang batas tertentu.

Strike mencoba mendisrupsi tantangan ini dengan menawarkan struktur pinjaman baru yang diklaim “tahan volatilitas” untuk memberikan ketenangan bagi para penggunanya.

Produk keuangan ini memungkinkan pengguna untuk meminjam dana dengan menjaminkan Bitcoin mereka tanpa risiko terkena margin call saat harga pasar sedang anjlok.

Strategi perlindungan ini dihadirkan Strike untuk para investor institusional maupun ritel yang ingin mendapatkan likuiditas tunai tanpa harus terpaksa menjual aset Bitcoin utama mereka di harga bawah.

Baca Juga: Ekspansi ke DeFi: eToro Suntik Investasi ke Platform Derivatif On-Chain ‘Extended’

Mengupas Sisi Lain: Berapa Biaya dan Risiko Aslinya?

Meskipun janji bebas dari risiko likuidasi terdengar sangat menggiurkan di tengah pasar yang tidak menentu, para pengamat industri keuangan mengingatkan adanya biaya premium yang cukup tinggi di balik fasilitas proteksi instrumen ini.

Struktur pinjaman bebas likuidasi umumnya menuntut rasio jaminan (Collateralization Ratio) yang jauh lebih tinggi atau pengenaan suku bunga premium di atas rata-rata pasar.

Analis menilai bahwa mekanisme ini sebenarnya memindahkan risiko volatilitas dari pundak konsumen ke neraca Strike, yang pada akhirnya dapat membatasi efisiensi modal pengguna serta memicu pertanyaan seberapa kuat model bisnis ini bertahan menghadapi bear market yang berkepanjangan.

Recent Posts

Grayscale Meluncurkan ETF Spot Zcash (ZCSH) Pertama di Dunia

Lanskap regulasi dan investasi aset digital baru saja mencatatkan salah satu tonggak sejarah paling mengejutkan…

1 hour ago

Gemini Gandeng Apex: Bersiap Bawa Pasar Prediksi ke Broker Arus Utama

Mengikuti ledakan popularitas pasar prediksi (prediction markets) di ekosistem Web3, bursa kripto raksasa Gemini yang…

17 hours ago

Coinbase Resmi Meluncurkan Tokenisasi Saham di Jaringan Base

Bursa kripto terbesar di Amerika Serikat, Coinbase, mengambil langkah monumental dengan resmi meluncurkan layanan tokenisasi…

1 day ago

Eksploitasi Tata Kelola: Term Finance Kebobolan Aset Kripto Senilai $8,5 Juta

Protokol pinjaman terdesentralisasi (DeFi) berbasis suku bunga tetap, Term Finance, baru saja menjadi korban eksploitasi…

2 days ago

Solana Sukses Memangkas Waktu Proses Blok dari 400ms Menjadi 350ms

Ekosistem blockchain Solana (SOL) kembali menegaskan dominasinya sebagai salah satu jaringan Layer-1 tercepat dan paling…

2 days ago

Laser Digital Berhasil Memperoleh Lisensi VASP dari FSA Jepang

Pasar aset digital Jepang, yang dikenal dengan regulasi yang ketat namun progresif, baru saja mencatatkan…

3 days ago

This website uses cookies.