Ethereum bersiap memasuki babak evolusi teknis paling signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Sang pendiri, Vitalik Buterin, baru-baru ini membagikan cetak biru komprehensif mengenai rencana pembaruan arsitektur jaringan skala besar.
Proyek ambisius ini diklaim akan menjadi perombakan terbesar dari Ethereum sejak transisi bersejarah ke mekanisme Proof-of-Stake yang dikenal sebagai “The Merge”.
Pembaruan ini dirancang untuk mengatasi tantangan jangka panjang terkait skalabilitas, efisiensi biaya transaksi, serta keamanan jaringan agar mampu menampung miliaran pengguna di masa depan.
Evolusi teknis Ethereum setelah era The Merge memang terus berfokus pada penguatan infrastruktur lapisan kedua (Layer-2).
Namun, pembaruan kali ini akan menyentuh lapisan dasar (Layer-1) untuk mengoptimalkan bagaimana data disimpan dan diproses oleh para validator di seluruh dunia.
Peta jalan baru ini akan memperkenalkan optimasi struktural yang secara drastis mengurangi beban komputasi.
Fokus utama dari rekonstruksi ini adalah menyederhanakan kode protokol lama (prologue code) yang selama ini membebani efisiensi node jaringan.
Baca Juga: Ekspansi ke DeFi: eToro Suntik Investasi ke Platform Derivatif On-Chain ‘Extended’
Perombakan arsitektur ini juga bertujuan untuk mempersiapkan Ethereum menghadapi era komputasi kuantum serta meningkatkan desentralisasi.
Dengan menyederhanakan persyaratan perangkat keras untuk menjalankan node validator, Vitalik mengharapkan lebih banyak pengguna yang dapat berpartisipasi langsung dalam mengamankan jaringan.
Transformasi ini dinilai krusial di tengah ketatnya persaingan dengan blockchain Layer-1 generasi baru yang menawarkan kecepatan tinggi.
Cetak biru yang diungkapkan Vitalik menegaskan komitmen komunitas pengembang global untuk mempertahankan posisi Ethereum sebagai fondasi utama dari ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan aplikasi Web3 di dekade ini.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.
Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.
Michael Saylor melalui perusahaan Strategy miliknya, kembali mengguncang pasar kripto dengan manuver finansial terbarunya. Saylor…
Aplikasi tekno-finansial (fintech) raksasa asal Inggris, Revolut, dikabarkan tengah mengambil langkah drastis terkait penyediaan aset…
Persaingan antara broker keuangan tradisional dan ekosistem keuangan terdesentralisasi (Decentralized Finance/DeFi) memasuki babak baru yang…
Lembaga keuangan raksasa global, Standard Chartered, kembali mengejutkan industri aset digital lewat laporan riset terbarunya.…
Setelah didera tekanan jual institusional yang cukup menyakitkan selama hampir dua pekan, produk investasi Exchange-Traded…
Angin segar kembali berembus kencang di pasar aset digital global. Setelah berhasil menembus level psikologis…
This website uses cookies.