Batasan antara pasar keuangan tradisional (TradFi) dan ekosistem aset digital kini semakin kabur. Backpack, ekosistem kripto yang terkenal dengan dompet digital mereka dan bursa inovatifnya, resmi meluncuran layanan perdagangan saham Amerika Serikat (US Equities) berbasis token yang dapat diakses penuh selama 24/7.
Revolusi ini menandai lompatan besar dalam tren tokenisasi aset dunia nyata (Real World Assets/RWA), memungkinkan pada investor global untuk membeli saham dari perusahaan raksasa seperti Apple, Nvidia, hingga Tesla tanpa terikat jam kerja Wall Street.
Bagi investor internasional, berinvestasi di pasar saham AS sering kali dihadapkan pada kendala jam operasional bursa, biaya perantara (brokerage fees) yang tinggi, serta proses konversi mata uang yang rumit.
Dengan mengonversi saham tradisional menjadi aset digital di atas jaringan blockchain, Backpack berhasil mendobrak seluruh hambatan struktural tersebut.
Setiap token saham yang diperdagangkan di platform ini didukung 1:1 oleh saham asli yang disimpan dengan aman di bawah kustodian teregulasi.
Pengguna kini dapat menikmati likuiditas instan, kepemilikan fraksional (fractional shares) di mana mereka bisa membeli saham dengan modal berapapun, serta transparansi penuh yang dijamin oleh teknologi distributed ledger.
Baca Juga: Hyundai Jadi Raksasa Korea Selatan Pertama yang Merilis Sistem Transfer Stablecoin Internal
Peluncuran ini mencerminkan tingginya permintaan terhadap integrasi aset dunia nyata ke dalam lanskap Web3.
Sementara bursa saham tradisional seperti NYSE tutup di akhir pekan, ekosistem RWA yang dihadirkan oleh Backpack memastikan pergerakan harga saham tetap dinamis dan dapat dimanfaatkan oleh para trader secara real-time.
Kepatuhan hukum tetap menjadi prioritas utama, Backpack memastikan bahwa infrastruktur perdagangan saham bertoken ini telah melewati proses audit ketat dan mematuhi kerangka regulasi sekuritas yang berlaku.
Langkah strategis ini diharapkan dapat memicu adopsi massal secara global, menjembatani modal triliunan dolar dari pasar modal konvensional langsung ke dalam ekosistem on-chain.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.
Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.
Batas antara ekosistem aset digital dengan keuangan tradisional (TradFi) kini semakin memudar. Payward, perusahaan induk…
Bank multinasional, Standard Chartered makin agresif melebarkan sayap Web3-nya di Timur Tengah. Kali ini, Stanchart…
Pemerintah Korea Selatan mengambil langkah drastis untuk menertibkan pasar aset digitalnya dengan memerintahkan pemblokiran akses…
Perusahaan investasi dan perbendaharaan Bitcoin asal Jepang, Metaplanet, kembali bermanuver agresif di pasar keuangan global.…
Ekosistem jaringan Layer-1 Aptos (APT) baru saja menghadirkan inovasi besar yang akan melindungi pengguna dari…
Raksasa perbankan multinasional, Standard Chartered, sukses meluncurkan layanan kustodian institusional untuk stablecoin milik Ripple, Ripple…
This website uses cookies.