Berita

Standard Chartered Buka Layanan Trading Bitcoin & Ethereum di UEA

Bank multinasional, Standard Chartered makin agresif melebarkan sayap Web3-nya di Timur Tengah. Kali ini, Stanchart secara resmi memperluas layanan perdagangan (trading) spot untuk Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) bagi nasabah kaya (high-net-worth individuals) di Uni Emirat Arab (UEA).

Fasilitas eksklusif ini memungkinkan nasabahnya membeli, menjual, dan menyimpan Bitcoin serta Ethereum secara langsung melalui rekening bank Stanchart mereka.

Tidak perlu repot membuka akun bursa kripto, semua transaksi kini berada di bawah naungan keamanan dan pengawasan infrastruktur perbankan tingkat global.

Syarat Ketat Khusus ‘Sultan’ dan Investor Profesional

Namun, fasilitas canggih ini belum terbuka untuk nasabah biasa, Standard Chartered memberlakukan kriteria kualifikasi yang sangat ketat.

Nasabah yang dapat menikmati layanan ini harus memiliki aset bersih minimal 4 juta dirham (sekitar $1,1 juta), angka ini di luar nilai tempat tinggal utama mereka.

Selain syarat modal, nasabah juga harus membuktikan bahwa memiliki pengetahuan dan pengalaman investasi yang memadai atau diwakili oleh entitas manajer investasi berlisensi.

Samir Subberwal, Kepala Solusi Kekayaan Global dari Stanchart, menyatakan bahwa peluncuran ini didorong tingginya permintaan. “Aset digital kini menjadi perbincangan dalam pengelolaan kekayaan. Nasabah mendambakan keamanan, kepercayaan, dan kepastian yang hanya didapat dengan berinvestasi melalui lembaga perbankan yang teregulasi,” jelasnya.

Baca Juga: Standard Chartered Meluncurkan Layanan Kustodian Berbasis RLUSD

UEA Jadi Pusat Baru Adopsi Kripto Institusional

Ekspansi layanan perdagangan ini menegaskan posisi UEA, khususnya Dubai, sebagai hub global paling ramah kripto di dunia saat ini.

Peluncuran layanan trading spot untuk BTC dan ETH bagi nasabah kaya ini menyusul pembukaan layanan perbendaharaan kripto untuk klien institusional (korporasi) yang telah lebih dulu dirilis oleh Standard Chartered pada bulan September lalu.

Selain Stanchart, ekosistem kripto UEA juga semakin padat dengan masuknya nama-nama besar. Awal pekan ini, perusahaan induk bursa kripto Kraken (Payward) berhasil mengamankan persetujuan dari Virtual Assets Regulatory Authority (VARA) Dubai.

Recent Posts

Korea Selatan Blokir Akses 27 Bursa Kripto Luar Negeri Yang Tidak Berizin

Pemerintah Korea Selatan mengambil langkah drastis untuk menertibkan pasar aset digitalnya dengan memerintahkan pemblokiran akses…

13 hours ago

Metaplanet Bersiap Menerbitkan Obligasi Konversi Senilai $329 Juta

Perusahaan investasi dan perbendaharaan Bitcoin asal Jepang, Metaplanet, kembali bermanuver agresif di pasar keuangan global.…

1 day ago

Aptos Meluncurkan Encrypted Mempool: Solusi Anti Frontrunning & Sandwich Attack

Ekosistem jaringan Layer-1 Aptos (APT) baru saja menghadirkan inovasi besar yang akan melindungi pengguna dari…

2 days ago

Standard Chartered Meluncurkan Layanan Kustodian Berbasis RLUSD

Raksasa perbankan multinasional, Standard Chartered, sukses meluncurkan layanan kustodian institusional untuk stablecoin milik Ripple, Ripple…

3 days ago

DWF Labs Menggugat BitGo $141 Juta atas Dugaan Pelanggaran ‘Token Lock-Up’

Panggung industri aset digital institusional kembali diguncang konflik hukum bernilai fantastis. Dua entitas yang terafiliasi…

4 days ago

Harga Token Starknet Melonjak! Didorong Rencana Menjadi Jaringan Layer-1

Pergerakan harga token Starknet (STRK) sukses mencuri perhatian para pelaku pasar kripto minggu ini. Nilai…

4 days ago

This website uses cookies.