Categories: Berita

Bitcoin Tembus 65.000! Inflasi AS Melandai Jadi Angin Segar Pasar Kripto

Pasar aset digital kembali menunjukkan momentum bullish kuat. Bitcoin, secara spektakuler berhasil menembus level psikologis $65.000 setelah rilis data ekonomi makro (CPI) Amerika Serikat menunjukkan tanda-tanda meredanya tekanan inflasi.

Laju inflasi AS yang mendingin ini secara langsung mematahkan spekulasi pasar mengenai potensi kenaikan suku bunga lanjutan oleh bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed).

Alhasil, gairah investasi pada aset berisiko (risk-on assets) seperti cryptocurrency kembali berkobar di kalangan investor global.

Inflasi Melandai, Spekulasi Kenaikan Suku Bunga The Fed Runtuh

Kebijakan moneter ketat yang diterapkan oleh Federal Reserve (The Fed) selama ini menjadi salah satu penekan utama pergerakan harga aset digital.

Namun, rilis data Consumer Price Index (CPI) terbaru yang menunjukkan penurunan tekanan inflasi secara signifikan langsung membalikkan keadaan di papan perdagangan.

Angka inflasi yang melandai ini secara efektif melumpuhkan narasi perdagangan yang berspekulasi pada kenaikan suku bunga (rate hike trade).

Pelaku pasar kini lebih condong memproyeksikan bahwa The Fed akan melonggarkan kebijakan moneter mereka dalam waktu dekat, sebuah skenario yang menguntungkan bagi likuiditas pasar kripto.

Baca Juga: Backpack Menghadirkan Perdagangan 24/7 Untuk Saham AS Yang di Tokenisasi

Aliran Modal Masuk Kembali Membanjiri Pasar Kripto

Dengan berkurangnya ancaman pengetatan moneter lebih lanjut dari bank sentral, gairah akumulasi aset digital kembali meningkat pesat.

Tidak hanya investor ritel, aliran dana dari investor institusional melalui instrumen Bitcoin ETF Spot juga terpantau kembali mencatatkan arus masuk bersih $181 Juta.

Perubahan sentimen makro global ini dinilai sebagai konfirmasi penting bahwa Bitcoin masih menjadi instrumen lindung nilai pilihan utama di tengah ketidakpastian stabilitas nilai mata uang fiat tradisional.

Recent Posts

Payward Bersiap Mengakuisisi Saldo Bank yang Berbasis di Lituania

Batas antara ekosistem aset digital dengan keuangan tradisional (TradFi) kini semakin memudar. Payward, perusahaan induk…

35 minutes ago

Standard Chartered Buka Layanan Trading Bitcoin & Ethereum di UEA

Bank multinasional, Standard Chartered makin agresif melebarkan sayap Web3-nya di Timur Tengah. Kali ini, Stanchart…

22 hours ago

Korea Selatan Blokir Akses 27 Bursa Kripto Luar Negeri Yang Tidak Berizin

Pemerintah Korea Selatan mengambil langkah drastis untuk menertibkan pasar aset digitalnya dengan memerintahkan pemblokiran akses…

1 day ago

Metaplanet Bersiap Menerbitkan Obligasi Konversi Senilai $329 Juta

Perusahaan investasi dan perbendaharaan Bitcoin asal Jepang, Metaplanet, kembali bermanuver agresif di pasar keuangan global.…

2 days ago

Aptos Meluncurkan Encrypted Mempool: Solusi Anti Frontrunning & Sandwich Attack

Ekosistem jaringan Layer-1 Aptos (APT) baru saja menghadirkan inovasi besar yang akan melindungi pengguna dari…

2 days ago

Standard Chartered Meluncurkan Layanan Kustodian Berbasis RLUSD

Raksasa perbankan multinasional, Standard Chartered, sukses meluncurkan layanan kustodian institusional untuk stablecoin milik Ripple, Ripple…

3 days ago

This website uses cookies.