Raksasa pialang dan manajemen aset asal Amerika Serikat, Charles Schwab, kembali mempertegas komitmennya di industri aset digital. Merespons tingginya permintaan investor terhadap diversifikasi portofolio Web3, platform investasi raksasa berencana untuk memperluas daftar aset kripto untuk nasabahnya.
Selama ini, akses investor institusional di bursa tradisional mayoritas hanya terpusat pada aset kripto dengan berkapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH). Namun, dinamika pasar kini mulai bergeser.
Charles Schwab kini tengah bersiap membuka akses perdagangan untuk tiga altcoin yang menjadi tulang punggung infrastruktur Decentralized Finance (DeFi) dan Web3 (Solana, Avalanche, dan Chainlink) ke platform kripto mereka.
Menunjukkan pergeseran paradigma yang signifikan di Wall Street, Institusi keuangan raksasa kini semakin menyadari bahwa nilai fundamental teknologi blockchain tidak hanya terbatas pada aset penyimpan nilai, tetapi juga mencakup ekosistem kontrak pintar dan utilitas penyediaan data real-world ke dalam blockchain.
Baca Juga: Coinbase Meluncurkan Tokenisasi Saham di Jaringan Base
Pemilihan ketiga aset ini sebagai tambahan terbaru dalam portofolio Charles Schwab bukan keputusan sembarangan, Masing-masing mewakili sektor utilitas yang krusial di industri kripto.
Solana (SOL) dan Avalanche (AVAX) dipilih karena dominasi mereka sebagai jaringan blockchain L-1 berkecepatan tinggi yang menawarkan skalabilitas tingkat institusional serta biaya transaksi yang sangat rendah.
Keduanya merupakan kompetitor utama Ethereum (ETH) dalam memfasilitasi aplikasi terdesentralisasi (dApps).
Di sisi lain, Chainlink (LINK) mewakili infrastruktur yang penting bagi TradFi dan DeFi, yakni jaringan oracle terdesentralisasi. Teknologi Chainlink adalah kunci utama untuk menghubungkan data dari dunia nyata ke dalam smart contract.
Rencana Charles Schwab menambah SOL, AVAX, dan LINK menjadi sinyal bullish yang kuat bagi pasar kripto. membuka keran likuiditas baru bernilai miliaran dolar dari klien ritel kelas atas dan institusi ke pasar altcoin.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.
Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.
Bank multinasional, Standard Chartered makin agresif melebarkan sayap Web3-nya di Timur Tengah. Kali ini, Stanchart…
Pemerintah Korea Selatan mengambil langkah drastis untuk menertibkan pasar aset digitalnya dengan memerintahkan pemblokiran akses…
Perusahaan investasi dan perbendaharaan Bitcoin asal Jepang, Metaplanet, kembali bermanuver agresif di pasar keuangan global.…
Ekosistem jaringan Layer-1 Aptos (APT) baru saja menghadirkan inovasi besar yang akan melindungi pengguna dari…
Raksasa perbankan multinasional, Standard Chartered, sukses meluncurkan layanan kustodian institusional untuk stablecoin milik Ripple, Ripple…
Panggung industri aset digital institusional kembali diguncang konflik hukum bernilai fantastis. Dua entitas yang terafiliasi…
This website uses cookies.