Gelombang adopsi produk investasi Exchange-Traded Fund (ETF) kripto kini semakin kencang berhembus di kawasan Asia Tenggara. Mengikuti jejak pasar global seperti Amerika Serikat, Otoritas Sekuritas dan Bursa (SEC) Thailand dilaporkan mengambil langkah progresif, merancang kerangka regulasi untuk produk investasi ETF Bitcoin dan Ethereum.
Langkah strategis ini menandakan pergeseran sikap Otoritas Thailand yang semakin terbuka terhadap integrasi aset digital ke dalam sistem keuangan tradisional.
Kerangka regulasi yang sedang dirumuskan ini bertujuan untuk memberikan lampu hijau bagi perusahaan reksadana (mutual funds) dan dana kelolaan swasta (private funds) lokal untuk berinvestasi pada produk ETF kripto.
Jika kerangka ini disahkan, para manajer investasi di Thailand akan memiliki payung hukum yang jelas dan kokoh untuk mengelola produk aset digital dan menjembatani modal dari pasar tradisional (TradFi) langsung ke ekosistem Web3.
Baca Juga: Laser Digital Memperoleh Lisensi VASP dari FSA Jepang
Meski membuka gerbang adopsi, Otoritas akan mengedepankan prinsip kehati-hatian, Akses terhadap instrumen ETF kripto tidak akan langsung dibuka bebas untuk seluruh kalangan.
Partisipasi di fase awal kemungkinan besar dibatasi khusus untuk investor institusi dan individu dengan kekayaan bersih tinggi (High-Net-Worth Individuals/HNWI).
Pendekatan bertahap untuk memberikan eksposur terhadap aset digital secara aman dan teregulasi kepada para pemodal besar, sembari memitigasi risiko kerugian akibat volatilitas harga kripto bagi investor ritel awam.
Langkah SEC Thailand ini menjadi sinyal bullish bagi industri kripto regional, Kehadiran akses ETF kripto yang teregulasi berpotensi menyuntikkan likuiditas masif dari sektor keuangan tradisional, serta memperkuat posisi Thailand sebagai salah satu hub aset digital terdepan di Asia Tenggara.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.
Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.
Batas antara ekosistem aset digital dengan keuangan tradisional (TradFi) kini semakin memudar. Payward, perusahaan induk…
Bank multinasional, Standard Chartered makin agresif melebarkan sayap Web3-nya di Timur Tengah. Kali ini, Stanchart…
Pemerintah Korea Selatan mengambil langkah drastis untuk menertibkan pasar aset digitalnya dengan memerintahkan pemblokiran akses…
Perusahaan investasi dan perbendaharaan Bitcoin asal Jepang, Metaplanet, kembali bermanuver agresif di pasar keuangan global.…
Ekosistem jaringan Layer-1 Aptos (APT) baru saja menghadirkan inovasi besar yang akan melindungi pengguna dari…
Raksasa perbankan multinasional, Standard Chartered, sukses meluncurkan layanan kustodian institusional untuk stablecoin milik Ripple, Ripple…
This website uses cookies.